Advertisement

Sebaiknya Dihindari, Ini 9 Efek Buruk Tidur dengan Lampu Menyala

Ileny Rizky
Jum'at, 09 Desember 2022 - 21:37 WIB
Bhekti Suryani
Sebaiknya Dihindari, Ini 9 Efek Buruk Tidur dengan Lampu Menyala Ilustrasi wanita tidur nyenyak - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA– Manusia memiliki cara tidur yang berbeda, sesuai kenyamanan mereka. Namun, tidur dengan keadaan lampu menyala ternyata dapat memberikan efek atau dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Dengan adanya dampak buruk bagi kesehatan, tidur dengan lampu menyala menjadi kebiasaan buruk yang harus segera dihentikan. Lantas apa saja efek buruknya ini?

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Simak 9 alasan mengapa Anda tidak boleh tidur dengan lampu menyala:

1. Tidur tidak berkualitas

Dilansir Healthline, Jumat (9/12/2022), paparan cahaya yang terkena ke tubuh saat tidur dikatakan dapat mempersulit otak kita untuk mencapai tidur yang lebih dalam.

Semakin dangkal fase tidur yang didapatkan di malam hari, maka semakin banyak osilasi (aktivitas) otak yang memungkinkan manusia mencapai tahap tidur yang lebih dalam terpengaruh secara negatif.

2. Depresi

Suatu studi mengkaitkan antara tidur menggunakan lampu menyala dengan depresi. Selain itu, blue light yang dipancarkan dari perangkat elektronik memiliki efek terburuk pada suasana hati.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan kemurungan dan lekas marah. Anak-anak yang kurang tidur mungkin lebih hiperaktif.

3. Obesitas

Merujuk Healthline, satu studi menyimpulkan bahwa pada wanita, obesitas lebih banyak terjadi pada mereka yang tidur dengan perangkat elektronik atau lampu menyala. Lampu di luar ruangan ditemukan tidak sebesar faktor dibandingkan dengan sumber cahaya di dalam kamar tidur.

Salah satu faktor penyebab obesitas yang kurang tidur adalah asupan makanan. Suatu penelitian telah menunjukkan bahwa semakin sedikit tidur yang Anda dapatkan, maka semakin banyak makanan yang kemungkinan akan Anda makan keesokan harinya. Ini juga dapat memengaruhi waktu makan Anda.

Perlu diingat, makan ketika larut malam dapat menyebabkan penambahan berat badan.

4. Tidak fokus

Kurangnya tidur yang berkualitas membuat Anda menjadi kurang waspada di keesokan harinya. Ini bisa sangat berbahaya jika Anda mengendarai mobil atau jenis mesin lainnya.

Pada kasus orang dewasa, mereka lebih rentan jatuh karena kurangnya fokus yang diakibatkan oleh tidur terkena paparan lampu.

5. Peningkatan risiko penyakit kronis

Jika cahaya terus mengganggu tidur Anda dalam jangka panjang, maka ini dapat meningkatkan risiko penyakit kronis tertentu.

Penyakit kronis yang dapat ditimbulkan seperti obesitas, tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

6. Hormon tidak seimbang

Tidur dengan kondisi lampu menyala dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Pada malam hari, kelenjar pineal (epiphysis cerebri), kelenjar endokrin di otak manusia akan menghasilkan hormon yang disebut melatonin.

Melatonin ini berperan untuk mengatur serta menyinkronkan ritme sirkadian tubuh yang lebih dikenal sebagai siklus tidur-bangun normal.

Selain itu, hormon ini juga akan bertanggung jawab atas fungsi vital tubuh lainnya seperti untuk mengatur tekanan darah, reproduksi, dan mencegah peradangan.

Meskipun begitu, penelitian menunjukkan bahwa tidur dengan lampu menyala mengganggu produksi melatonin tubuh.

Harvard Medical School melakukan penelitian terhadap 116 sukarelawan dengan berusia 18 hingga 30 tahun, dan mereka memaparkan sukarelawan itu pada cahaya ruangan dan cahaya redup selama delapan jam sebelum tidur, yang dilakukan selama lima hari berturut-turut.

7. Picu darah tinggi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar lampu dapat mempersingkat produksi melatonin rata-rata 90 menit.

Selain itu, penelitian ini juga menyimpulkan bahwa paparan cahaya lampu memotong melatonin lebih dari 50 persen. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah. Seba, melatonin juga dapat mengatur tekanan darah.

Penurunan melatonin yang disebabkan oleh paparan cahaya yang tidak perlu saat tidur dapat meningkatkan tekanan darah.

8. Migrain

Penelitian yang dilakukan oleh Chronobiology International menetapkan bahwa orang yang terpapar cahaya berlebihan di malam hari memiliki tekanan darah yang jauh lebih tinggi daripada orang yang tidur dalam kegelapan. Ini memicu migrain.

Apakah Anda suka menggunakan gadget sebelum tidur atau menonton TV di tempat tidur? Jika iya, maka segeralah hentikan kebiasaan ini.

Barang elektronik seperti smartphone, laptop, tablet, dan televisi memancarkan cahaya yang bisa memicu migrain.

9. Merusak mata

Radiasi menyebabkan stres oksidatif, yang menghambat kemampuan tubuh Anda untuk mengeluarkan racun. Inilah yang dapat menyebabkan migrain, ketegangan mata, dan dalam skenario terburuk, bahkan kebutaan.

Hal lain yang dapat memperburuk migrain adalah kurang tidur. Seperti yang disebutkan sebelumnya, terlalu banyak terpapar cahaya di malam hari mengganggu siklus tidur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

ATF Dimanfaatkan Destinasi Wisata Jogja Gaet Wisatawan Asing

Jogja
| Minggu, 29 Januari 2023, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Pendaki asal Madiun Ditemukan Tak Bernyawa di Puncak Gunung Lawu

News
| Minggu, 29 Januari 2023, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement