Ternyata Minyak Kelapa Mengandung Lemak Jenuh Tinggi

Ilustrasi minyak kelapa - Reuters
09 Januari 2019 12:35 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Selama ini minyak kelapa disebut memiliki banyak manfaat.

Di antaranya yang populer membantu menurunkan berat badan, kulit yang sehat hingga menurunkan kolesterol.

Namun, belum lama ini profesor dari Harvard, Dr. Karin Michels menyebut minyak kelapa sebagai racun dan menjadi salah satu hal terburuk yang bisa Anda makan, seperti dilansir dari Medical News Today, belum lama ini.

Peneliti dari Cornell University, Kevin Klatt mengatakan minyak jenis itu tidak seburuk mentega dan tidak sebagus minyak zaitun.  Adapun masalah utama terletak pada jumlah lemak jenuh tinggi dibandingkan dengan minyak lain.

Satu sendok makan minyak kelapa mengandung lebih dari 11 gram lemak jenuh, cukup mendekati batas harian yang direkomendasikan oleh American Heart Association yakni 13 gram. Hanya saja tak semua ahli sepakat sepenuhnya dengan hal itu, dan mencatat dampak kesehatan yang tepat dari lemak jenuh masih belum dipahami dengan jelas.

"Lemak jenuh hanyalah salah satu bagian dari teka-teki. The American Heart Association merekomendasikan untuk makan lebih banyak buah, sayuran dan biji-bijian dan makan lebih sedikit kalori jika Anda perlu menurunkan berat badan," tutur dokter Frank M. Sacks, profesor dari  Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Minyak kelapa dapat digunakan sebagai pelembab tubuh atau memijat kuku dan kutikula Anda. Tetapi meletakkannya di wajah Anda mungkin ide yang buruk, terutama jika Anda rentan terhadap jerawat dan dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.

Sumber : Antara