Anda Butuh Waktu Menyendiri, Ini Alasannya

Ilustrasi - Thefiscaltime
13 Januari 2019 11:35 WIB Tika Anggreni Purba Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Kesepian tidak sama dengan kesendirian. Jika kesepian dapat berdampak buruk bagi kehidupan kita, kesendirian justru memberikan manfaat. Dalam dunia yang penuh kebisingan ini, menyediakan waktu untuk diri sendiri dalam kesendirian adalah penting.

Menyediakan waktu bagi diri sendiri untuk menyendiri memiliki banyak kebaikan. Hal ini bisa terjadi karena dalam kesendirian, kesunyian, dan ketenangan, kita bisa beristirahat sejenak dari kepenatan.

Berikut ini manfaat psikologis dari menyendiri demi kesehatan mental dikutip dari Psychologytoday.com:

1. Memberikan ketenangan pada diri

Terus menerus aktif dalam pekerjaan dan segala aktivitas lainnya membuat otak bekerja keras. Waktunya memberikan kesempatan bagi otak kita untuk beristirahat, menjernihkan pikiran, dan fokus kembali.

2. Meningkatkan konsentrasi dan produktivitas

Ketika Anda memberikan waktu untuk menyendiri, berarti Anda menghindarkan diri dari gangguan-gangguan. Hal ini akan menolong Anda untuk meningkatkan konsentrasi dan produktivitas di kemudian hari.

3. Menemukan kata hati

Ketika kita berada dalam suatu kelompok, organisasi, atau situasi tertentu, pikiran dan perasaan kita cenderung dipengaruhi oleh hal-hal itu. Nah, inilah pentingnya waktu untuk menyendiri. Kita bisa mendengarkan diri kita sendiri dan menemukan kata hati.

4. Berpikir lebih mendalam

Kesendirian memberikan waktu bagi otak Anda untuk berpikir secara mendalam. Kesibukan cenderung membuat kita sulit berpikir secara mendalam, seolah-olah pekerjaan tidak ada habisnya.

5. Menemukan solusi

Kesendirian dapat membantu Anda untuk mengatasi masalah dengan lebih efektif. Dalam waktu menyendiri, kita dapat memikirkan solusi yang terbaik untuk menghadapi suatu masalah.

6. Meningkatkan hubungan dengan orang lain

Saat sendirian, Anda dapat mengenali diri lebih dalam. Meningkatkan pemahaman Anda mengenai diri sendiri akan menolong Anda untuk berhubungan dengan lebih baik dengan orang lain.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/psychologytoday.com