Ini Pilihan Jenis Olahraga Agar Tubuh Tetap Energik Saat Puasa

Ilustrasi olahraga - Antara
16 Mei 2019 08:17 WIB Dewi Andriani Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Puasa tidak harus membuat orang berhenti olahraga. Olahraga selama Ramadan memiliki manfaat untuk menjaga dan mempertahankan kebugaran tubuh agar tetap energik.

Rachmad Wishnu Hidayat, dokter spesialis olahraga, mengatakan beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan selama bulan puasa antara lain jalan, bersepeda, senam aerobic, jogging, freeletics atau kalistenik ringan, latihan beban ringan, yoga, dan stretching kelenturan.

“Kuncinya adalah jaga intensitas latiha ringan hingga sedang yang tidak banyak mengeluarkan keringat. Jika mulai keluar banyak keringat, segera turunkan kecepatan gerakan atau intensitas latihannya,” ujar dokter yang berpraktik di Prodia Health Care Kramat Jakarta ini.

Dia menjelaskan beberapa waktu yang sebaiknya dipakai untuk berolahraga adalah pada pagi hari, tetapi pilih olahraga ringan saja, kemudian pada sore hari menjelang berbuka puasa.

Sebaiknya, hindari berolahraga dengan intensitas tinggi saat jam kritis puasa yang memerlukan banyak tenaga dan keluar banyak keringat karena berpotensi menimbulkan keluhan dan bisa membatalkan puasa.

Beberapa keluhan yang bisa terjadi antara lain pusing, lemas, keringat dingin karena gula darah menjadi drop atau rendah, jantung berdebar-debar, cedera sendi atau otot, dehidrasi, kram otot, mual muntah, hingga pingsan.

“Jika ingin aman, sebaiknya memulai latihan olahraga setelah berbuka puasa ketika tubuh sudah kembali mendapatkan sumber energi, asalkan tidak menggangu waktu beribadah dan jam tidur. Lama olahraga sekitar 20 hingga 60 menit,” ucapnya.

Dia menyarankan agar jangan sampai olahraga mengganggu kualitas ibadah puasa. Jika memang tidak kuat latihan olahraga seperti bulan biasa, kurangi waktu dan intensitasnya. “Keep relax and easy, masih ada 11 bulan lain jika ingin berolahraga yang lebih intens,” ujarnya.

Sementara itu, agar tubuh tetap fit di saat berpuasa, perlu menjaga asupan makanan utama dan minuman, bukan sekadar memperbanyak camilan atau tajil-tajil. Tidak perlu makan berlebih saat acara buka puasa bersama.

“Cukup karbohidrat kompleks seperti nasi atau nasi merah deng sumber protein, sayur berbagai macam dan warna, buah bervariasi dan cukup air putih,” tuturnya.

Sumber : Bisnis.com