Patah Hati Kok Terus, Ayo Atasi Segera

Ilustrasi - Dumblittleman
29 Mei 2019 05:27 WIB Tika Anggreni Purba Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Patah hati adalah kondisi yang tidak menyenangkan. Banyak orang merasa galau dan merana ketika mengalami patah hati. Kehilangan atau perpisahan terkadang membekas begitu dalam sehingga perasaan Anda hancur berkeping-keping.

Banyak orang memilih mengatasi patah hati dengan mengabaikannya. Padahal menghindari masalah bukanlah jawaban dari rasa sakit hati itu. Anda harus berani keluar dari patah hati dan mengubahnya menjadi kebahagiaan.

Berikut ini langkah-langkah untuk mengatasi patah hati dikutip dari Psychology Today:

1. Tahap denial
Penyangkalan atau denial merupakan bagian dari pertahanan kita dalam menghadapi patah hati. Pada masa denial kita sedang menghadapi situasi di mana kita sulit menerima kenyataan atau kehilangan. Tidak masalah untuk denial dalam rangka bertahan. Akan tetapi perlu diingat, Anda tidak bisa terus-menerus dalam situasi ini.

2. Mengakui
Setelah tahap denial, Anda harus mengakui bahwa Anda memang sedang patah hati, bahwa perasaan Anda dihancurkan oleh seseorang atau peristiwa tertentu. Dengan mengakui rasa sakit yang Anda alami, Anda akan belajar untuk mengendalikan perasaan itu.

3. Hindari pengandaian
Saat patah hati, banyak orang yang berharap akan kemungkinan lain yang mungkin terjadi. Orang yang patah hati cenderung merasionalisasikan seolah pengalaman yang dialaminya tidak pernah terjadi dan tidak mungkin terjadi. Padahal hal ini justru akan membuat luka Anda terasa lebih dalam.

4. Menyerah
Anda perlu menyerah terhadap perasaan yang hancur. Pada tahap ini, Anda sebaiknya mulai memasrahkan semua yang telah terjadi. Anda hanya bisa bangkit bila Anda menyerah dan terjatuh terlebih dahulu. Karena itu, tak perlu lagi menyangkal dan berandai-andai, menyerahlah. Proses ini tidak instan memang, penyerahan diri membutuhkan waktu.

5. Penerimaan
Menerima kenyataan memang membutuhkan keberanian yang besar. Penerimaan berarti berhenti untuk menyesali keadaan dan menangisi situasi. Penerimaan akan menolong Anda untuk bangkit perlahan dan memulai kehidupan yang baru.

6. Hidup untuk saat ini
Lepaskan kisah patah hati Anda sebagai masa lalu yang tidak perlu diingat lagi. Maafkan masa lalu Anda, sehingga Anda tak perlu merasa tersakiti di kemudian hari ketika mengingat kisah itu. Anda dapat meningkatkan kesadaran penuh mengenai hal ini dengan latihan meditasi dan berdiam diri untuk merenungkan hal-hal baik dalam hidup Anda.

7. Ciptakan masa depan baru
Anda sudah memasuki tahap untuk memulai kehidupan yang baru dan menciptakan masa depan baru. Izinkan pikiran Anda berimajinasi seluas mungkin untuk memimpikan masa depan yang positif, penuh cinta, dan kreativitas.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Psychologytoday.com