Tak Cuma Lajang, yang Sudah Punya Pasangan Masih Doyan Masturbasi, Normalkah?

Foto ilustrasi. - Global Look Press/Jonathan Ford
17 September 2019 03:17 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Praktik masturbasi tak hanya dilakukan seorang lajang.

Meskipun sudah memiliki pasangan, tetap ada saja orang yang tetap ingin mencari kenikmatan seks sendiri, dengan masturbasi. Kira-kira kebiasaan itu wajar tidak ya?

Bagi sebagian kalangan, terbiasa masturbasi walau sudah menikah masih dianggap pro dan kontra. Padahal kalau dari segi ilmu seksualitas, masturbasi masih wajar dilakukan kok.

Seksolog Dokter Haekal Anshari mengatakan, penyebab seseorang masih ingin melakukan masturbasi itu karena tingginya libido seksual. Bila dilakukan setiap hari normal-normal saja dan tidak ada patokan berapa kali harus dilakukan.

"Orgasme itu hal yang wajar karena didorong hasrat seksual. Sekaligus bisa menjadi terapi untuk yang sulit mencapai orgasme," ucap Dokter Haekal kala ditemui Okezone-jaringan Harianjogja.com.

Malahan, sambung Dokter Haekal, tak sedikit pasangan sering melakukan masturbasi, sebagai tambahan sensasi saat bercinta. Pada saat penetrasi, laki-laki atau perempuan akan masturbasi, karena ingin mempermudah untuk dapat kenikmatan atau orgasme.

Aktivitas masturbasi pun sering diandalkan untuk merangsang pasangan. Sebab, beberapa orang membuktikan ketika melakukan solo seks, libidonya akan cepat meningkat.

Namun, tambah Dokter Haekal, dalam kondisi tertentu, masturbasi akan menyebabkan gangguan fungsi seksual. Misalnya, masturbasi hanya dijadikan satu-satunya cara untuk mendapat kenikmatan seksual, walaupun sudah punya pasangan.

"Kalau seseorang melakukan masturbasi tapi hanya sebagai alat untuk mencapai kepuasan, padahal punya pasangan, itu tidak boleh," tuturnya.

Kecuali pada orang yang tidak punya pasangan, ketika ada dorongan hasrat seksual yang menggebu-gebu, lalu pilih masturbasi itu tidak jadi masalah. Ingat ya, janganlah menjadikan masturbasi menjadi satu-satunya cara untuk mendapatkan kenikmatan seksual.

Karena ada dampak tertentu yang dapat Anda rasakan, ketika sudah mengalami kecanduan.

Sumber : Okezone.com