Hasil Penelitian: Tinggal di Daerah Rawan Kejahatan Bikin Darah Tinggi

Ilustrasi garis polisi. - www.witf.org
19 September 2019 14:37 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, CHICAGO - Faktor lingkungan tempat tinggal turut menjadi penyebab dari penyakit darah tinggi atau hipertensi.

Studi terbaru yang terbit di American Journal of Hypertension menyebut, tinggal di daerah rawan kejahatan bisa meningkatkan risiko mengalami darah tinggi.

"Studi kami menemukan data untuk pertama kalinya, bahwa peningkatan angka kejahatan di suatu daerah, bisa menyebabkan darah tinggi, yang akhirnya memperbanyak penggunaan jaminan kesehatan," tutur Dr. Corey Tabit, pakar kardiologi dari University of Chicago, dilansir Reuters.

Peneliti memantau tekanan darah 17.783 orang dewasa yang tinggal di Chicago mulai tahun 2014 hingga 2016. Di periode ini, diketahui angka kejahatan di Chicago meningkat.

Data tersebut lalu dibandingkan dengan data tekanan darah kelompok kontrol yang tinggak di daerah aman dan jauh dari kejahatan.

Hasil penelitian menyebut ada risiko peningkatan 3% tekanan darah pada daerah dengan angka kejahatan tinggi. Selain itu, peningkatan kejahatan juga membuat seseorang berisiko 6% lebih tinggi masuk rumah sakit karena penyakit kardiovaskular.

Patut dicatat, yang tergolong tekanan darah tinggi adalah orang-orang dengan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg.

"Menariknya, orang-orang yang tinggal di daerah dengan angka kejahatan rendah memiliki lonjakan yang lebih tinggi terhadap kejahatan. Artinya, orang-orang yang tinggal di daerah rawan kejahatan bisa jadi terbiasa, yang membuat tekanan darah mereka tidak terlalu melonjak," tutur Tabit lagi.

Untuk itu, ia menganjurkan agar masyarakat mulai memerhatikan tekanan darahnya. Salah satu cara utama adalah rutin melakukan olahraga minimal 150 menit perminggu.

"Dan juga, makan makanan dengan gizi seimbang, rendah lemak, dan tinggi sayuran, merupakan cara utama menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah," tutupnya.

Sumber : Suara.com/Reuters