Mencegah Gangguan Mental Melalui Meditasi

Ilustrasi depresi - Antara
02 Desember 2019 10:57 WIB Novita Sari Simamora Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Berbagai upaya bisa dilakukan untuk mencegah gangguan mental, salah satunya meditasi. Kegiatan ini bisa mencegah seseorang dari gangguan mental, bila dilakukan dengan baik dan benar serta dituntun oleh fasilitator.

Bagi pemula, meditasi akan mengajarkan seseorang, antara lain untuk mengelola pernapasan, fokus terhadap hal yang dirasakan dan mindful. Meditasi yang baik juga akan membuat orang mampu memanajemen emosi dan perasaan.

Psikolog Rosdiana Setyaningrum menuturkan bahwa meditasi akan berdampak positif pada kehidupan sehari-hari bila dilakukan dan didampingi oleh fasilitator yang tersertifikat. Meditasi bisa menjadi cara untuk mencegah gangguan mental. 

“Namun, bukan dengan meditasi lalu masalah akan selesai, tetapi dengan meditasi maka lebih fokus dan tenang lalu melihat masalah dengan lebih jelas. Terkadang, orang yang memiliki masalah lebih cepat takut, panik dan emosi sangat disarankan untuk meditasi dan melakukan hal-hal positif,” ungkapnya kepada Bisnis, Minggu (1/12/2019).

Menurutnya, dengan meditasi maka akan lebih ditenangkan, dan mindful.

Saat seseorang menjadi tenang, maka orang tersebut akan memiliki kemampuan menganalisa persoalan hidup dengan baik dan melakukan sesuatu sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Biasanya, hal yang dilakukan bakal berdampak positif pada hidupnya dan orang lain. 

Rosdiana mengungkapkan bila telah mengalami depresi dan hanya meditasi maka hal itu sangat tidak disarankan.

Dia menyarankan seseorang yang sudah depresi pergi ke psikolog dan konsultasi ke psikiater. 

Sebagai informasi, gangguan jiwa yang sering dialami di masyarakat antara lain, cemas dan takut, munculnya pemikiran dan persepsi yang tak normal seperti skizofrenia, halusinasi, mempercayai hal-hal sebenarnya tak terjadi (delusi), gangguan suasana hati seperti depresi, bipolar dan siklotimik dan gangguan makan.

Gangguan jiwa bisa memburuk bila tak ditangani oleh tenaga profesional. Penderita gangguan mental berpotensi menyakiti dirinya sendiri atau orang lain jika masalah kesehatannya ini tidak ditangani.

Dia mengungkapkan bila seseorang kemungkinan menderita gangguan jiwa, maka segeralah mencari bantuan pada dokter spesialis kejiwaan atau psikiater. Sebab, psikiater dapat memeriksa tanda-tanda gangguan jiwa dan membantu pengobatan jika diperlukan.

 

 

 

 

 

 

Sumber : Bisnis.com