Banjir, Ini Makanan yang Harus Dihindari

daging merah -
02 Januari 2020 13:27 WIB Ria Theresia Situmorang Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Musim hujan sudah melanda Indonesia, Bahkan curah hujan yang tinggi sudah mengakibatkan banjir di berbagai tempat.

Beberapa jenis makanan ternyata tidak aman untuk dikonsumsi meski Anda yakin beberapa item tersebut tidak bersentuhan langsung dengan genangan air.

Untuk lebih memperjelas jenis makanan apa yang tidak aman Anda konsumsi saat ini, berikut uraiannya;

1. Makanan kemasan

Hal terbaik yang harus dilakukan saat mengetahui makanan Anda terkontaminasi air genangan banjir adalah membuangnya termasuk jenis makanan kemasan. Sekalipun makanan tampak kering, kemungkinan kalau makanan tersebut terkontaminasi bakteri masih sangat tinggi. 

2. Daging, buah dan sayuran

Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi daging, ikan, produk makanan unggas, hingga buah-buahan dan sayuran yang bersentuhan dengan air genangan banjir, karena akan berisiko membuat pencernaan Anda terganggu.

3. Makanan di dalam stoples atau botol

Semua jenis makanan yang berada dalam stoples dan botol kaca atau plastik juga tidak aman untuk dikonsumsi karena air genangan banjir mungkin saja meresap ke dalam tutup wadah ini dan dapat mencemari makanan.

4. Makanan yang tersimpan dalam kaleng yang menggembung

Makanan dalam kaleng yang menggembung atau rusak tidak aman dan harus segera dibuang, karena hal ini pertanda adanya bakteri yang masuk dan tidak baik untuk dikonsumsi.

5. Makanan kaleng dengan tutup kaca dan tidak rata

Makanan kaleng yang tersimpan dalam wadah kaca yang bersentuhan dengan air genangan air banjir juga tidak aman. Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang bagian tutup wadahnya tidak rata.

6. Makanan kaleng kedap udara aman untuk dikonsumsi

Di antara berbagai jenis makanan hanya bahan makanan yang tersimpan dalam kaleng logam kedap udara yang sepenuhnya aman. Namun, kaleng tersebut harus dibersihkan dan didesinfeksi dengan hati-hati sebelum digunakan.

Kaleng dapat dibersihkan dengan mencucinya dalam larutan pencuci dan kemudian merendamnya dalam larutan pemutih dan air ringan (5 ml / 1 sdt. Pemutih per 750 ml / 3 gelas air), selama dua menit untuk mencegah potensi kontaminasi ketika kaleng dibuka.

Sumber : bisnis.com