Saat Olahraga Berlari Disarankan Tak Pakai Masker

Ilustrasi-Warga berolahraga di Komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
07 Juni 2020 23:07 WIB Muhammad Khadafi Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Di tengah masa penyebaran virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, olahraga menjadi tantangan bagi yang biasa melakukannya secara kelompok. Namun, upaya adaptif dapat dilakukan sehingga tetap aman dari penularan virus.

Pelari Melanie Putria menyampaikan pandemi menjadi kesempatan untuk mengajak anak-anak atau anggota keluarga lain berolah raga di rumah. Mereka yang jenuh dan bosan di rumah dapat kembali aktif dan semangat dengan berolah raga.

Menurut Melanie, pelari tetap harus membawa masker apabila melakukan aktivitas tersebut di luar ruangan. Namun ia berpesan tidak mengenakan masker saat berlari.

"Jangan menggunakan masker saat berlari,” katanya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Minggu (7/6/2020).

Ia mengingatkan saat berlari dengan menggunakan masker berisiko kepada mereka yang memiliki riwayat sakit jantung bawaan atau penyakit respirasi lain. Masker dapat digunakan kembali setelah tidak berlari.

Sementara itu pendiri Komunitas Yoga Gembira Yudhi Widyantoro mengungkapkan bahwa komunitasnya melakukan yoga secara mandiri saat pandemi. Namun tetap terhubung secara virtual.

“Sebelum masa pandemi, di Taman Suropati minggu pagi, ada minimal 100 orang yang melakukan kegiatan Yoga," kata Yudhi.

Bagi penggiat olah raga sepeda, beberapa langkah perlu dipersiapkan. Menurut pesepeda Azrul Ananda, olah raga sepeeda mengalami perubahan besar.

Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi. Dengan bersepeda statis, kita dapat melakukan dengan bantuan virtual meskipun ini tidak sama ketika bersepeda dengan menikmati lingkungan.

Langkah adaptif juga dilakukannya ketika bersepeda di luar ruangan. “Memilih sendirian atau membatasi kelompoknya. Sebisa mungkin yang saling kenal. Tentu dengan normal baru,” ujar Azrul yang juga pendiri mainsepeda.com.

Azrul mengatakan sebaiknya dengan teman yang kita kenal karena kita mengenal mereka atau kebiasaan mereka.

Azrul menambahkan bahwa orang lebih sadar berolah raga di tengah pandemi. Namun ia berpesan untuk masyarakat yang memulai bersepeda untuk mengetahui etika bersepeda, misalnya penggunaan helm, pelindung buff, dan formasi bersepeda.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia