Benarkah Cegukan Terus-Menerus Jadi Gejala Covid-19?

Ilustrasi. - Freepik
10 Agustus 2020 23:17 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Hingga kini para ilmuwan masih meneliti keberadaan Covid-19 sebagai salah satu virus baru yang banyak membawa dampak pada masyarakat. Tak hanya untuk penemuan vaksin dan obat, beberapa penelitian justru menemukan gejala-gejala baru dari penyakit Covid-19.

Salah satunya adalah cegukan terus- menerus yang disinyalir sebagai gejala Covid-19. Hal tersebut berdasarkan laporan penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Emergency Medicine.

Dalam laporan kasus, Garrett Prince, MD, dan Michelle Sergel, MD, dari Cook County Health menggambarkan apa yang terjadi pada seorang pria berusia 62 tahun, yang pergi ke Departemen Kesehatan Darurat Cook County. Pria tersebut telah mengalami cegukan terus-menerus selama empat hari.

“Seorang pria 62 tahun dengan riwayat medis diabetes, hipertensi, dan penyakit arteri koroner datang ke Departemen Gawat Darurat dengan keluhan utama penurunan berat badan dan cegukan. Dia mengalami penurunan berat badan 25 pon yang tidak disengaja selama empat bulan terakhir, dan baru-baru ini mengalami cegukan terus-menerus selama empat hari,” tulis penelitian tersebut seperti dikutip dari Forbes, Senin (10/8/2020).

Baca Juga: Johnny Depp Pertama Kalinya Beradu Akting dengan Robert Pattinson di Film Waiting for the Barbarians

Pria tersebut mengaku tidak mengalami gejala Covid-19 lainnya seperti demam, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, nyeri dada, atau sesak napas.

Setelah diperiksa di UGD, pria tersebut suhu tubuhnya mencapai 37,3 serajat Celsius, denyut jantung 96 denyut per menit, tekanan darah 137/70, pernapasan 20 per menit, dan saturasi oksigen 97 persen.

Pasien kemudian dipindahkan ke ruang isolasi. Dia juga dites Covid-19 dan dinyatakan positif. Perawatan simptomatik kemudian dilanjutkan dan pasien dipulangkan tiga hari setelah masuk dalam kondisi stabil.

Baca Juga: Sederhana tapi Penting, Ini 3 Kunci Tubuh Tetap Sehat dan Terhindar dari Penyakit

“Informasi mengenai karakteristik klinis Covid-19 berkembang pesat seiring dengan terus bermunculannya data di seluruh dunia. Di sini, kami menyajikan kasus cegukan terus-menerus sebagai gejala infeksi Covid-19 yang muncul pada pria berusia 62 tahun,” tulis penelitian itu.

Peneliti menegaskan, laporan ini ditujukan untuk menekankan pentingnya evaluasi terperinci pada orang yang mengalami cegukan terus-menerus, terutama jika itu terjadi lebih dari satu hingga dua hari. Kemudian juga meningkatkan kewaspadaan para tenaga medis atas pasien-pasien yang datang dalam kondisi tidak umum, seperti kasus pria 62 tahun itu.

“Sepengetahuan kami, ini adalah laporan kasus pertama dari cegukan yang terus-menerus seperti yang dikeluhkan pada pasien positif Covid-19 dalam literatur pengobatan darurat,” tulis kembali penelitian tersebut.

Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Cegukan Terus-menerus Jadi Gejala Baru Covid-19? Ini Faktanya". 

Sumber : INews.id