Tabir Surya Tetap Penting Digunakan Meski di Rumah Saja, Ini Alasannya

Ilustrasi. - Freepik
07 September 2020 09:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Di masa pandemi, orang disarankan tetap berada di rumah saja dan menghindari aktivitas di luar rumah. Menghabiskan lebih banyak waktu di rumah saja, baik untuk bekerja maupun bersekolah, membuat banyak di antara kita mengabaikan soal perawatan kulit. Termasuk memakai tabir surya.

Padahal, meski menghabiskan waktu di dalam rumah, kita tetap harus menggunakan tabir surya setiap hari.

Menurut dokter spesialis kulit Inneke Jane, berada di dalam ruangan bukan alasan untuk tidak memakai tabir surya. Hal ini karena seseorang akan tetap terpapar sinar matahari yang menembus jendela.

Baca juga: Terbangun dari Tidur saat Tengah Malam, Bisa Jadi Ini 5 Penyebabnya

"Paparan sinar matahari berlebihan menyebabkan efek buruk," kata Inneke dalam Instagram Live “Tetap Fit Saat Pandemi: Nyaman Berolahraga Outdoor dengan Kulit Terlindungi” Minggu (7/9/2020), seperti dikutip dari Antara.

Hal ini juga berlaku bila Anda berkendara naik mobil ketika sinar matahari sedang bersinar. Meski tertutup kaca jendela, sinar matahari tetap bisa menembus ke dalam mobil sehingga Anda harus melindungi kulit dengan tabir surya.

Sinar radiasi ultra violet A (UVA) yang 95 persen berhasil menembus bumi bisa menimbulkan penuaan dini pada kulit yang tak terlindungi jika terpapar secara berlebihan. Hasilnya, muncul flek hitam dan keriput dini di wajah Anda.

Baca juga: OPINI: Menggali Potensi Bakteri Asam Laktat dari Buah Merah Papua

Menurut Jane, ada perbedaan yang kentara antara keriput yang disebabkan oleh paparan UVA dengan keriput alami akibat penuaan. "Lekukan keriput (akibat sinar matahari) lebih dalam," katanya.

Selain UVA, sinar matahari ultra violet B (UVB) juga dapat berdampak buruk kepada kulit yang terpapar terlalu lama. Tidak seperti UVA, hanya lima persen UVB yang sampai ke bumi, tapi efeknya tidak main-main, yaitu bisa menyebabkan kulit terbakar.

Pemilihan besaran SPF (sun protection factor) tergantung dari aktivitas seseorang. Jika akan berada di bawah sinar matahari dalam durasi panjang, misalnya berolahraga, pakailah SPF yang lebih tinggi. Untuk aktivitas dengan paparan sinar matahari tidak terlalu lama, SPF 30 juga bisa melindungi. Dan jangan lupa untuk mengoleskan ulang tabir surya setiap tiga hingga empat jam sehari.

Dan yang tak kalah penting, perhatikan pula takaran yang tepat agar tabir surya bekerja optimal. Untuk wajah, pakailah sebanyak dua gram per sentimeter persegi, atau sekitar dua ruas jari. Untuk seluruh tubuh, Anda perlu 30 cc atau sekitar dua sendok makan tabir surya.

Sumber : Suara.com