Hasil Studi, Minum Kopi Saat Perut Kosong Berbahaya

Ilustrasi. - Freepik
06 Oktober 2020 10:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Sebagian orang membiasakan diri minum kopi setiap hari terutama di pagi hari. Tak lengkap rasanya bagi banyak orang jika tidak minum kopi. Bahkan beberapa meminumnya saat perut kosong.

Mulai sekarang sebaiknya hindari kebiasaan tersebut. Penelitian baru dari Center for Nutrition, Exercise & Metabolism di University of Bath menemukan bahwa minum kopi setelah makan pagi lebih baik untuk menjaga kadar gula darah yang sehat setelah tidur malam yang buruk.

Dilansir dari New York Post, menurut para ilmuwan di balik penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition, minum kopi sebagai cara untuk bangun pagi bisa berdampak negatif pada kontrol glukosa darah.

Baca juga: Ini Tips Hilangkan Bau Mulut saat Pakai Masker

“Sederhananya, kontrol gula darah kita terganggu ketika hal pertama yang bersentuhan dengan tubuh kita adalah kopi, terutama setelah tidur yang terganggu. Kita bisa memperbaiki ini dengan makan dulu baru minum kopi nanti jika kita merasa masih membutuhkannya. Mengetahui hal ini dapat memiliki manfaat kesehatan yang penting bagi kita semua, ”Profesor James Betts, Wakil Direktur Pusat Nutrisi, Latihan dan Metabolisme di University of Bath yang mengawasi penelitian tersebut.

Untuk melakukan penelitian, 29 pria dan wanita dipelajari setelah tiga percobaan semalam yang berbeda.

Di dalamnya, para peserta memiliki satu malam tidur tanpa gangguan dan kemudian minum minuman manis di pagi hari; satu malam tidur yang terganggu - bangun setiap jam selama lima menit.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Mudah Menghitung Berat Badan Ideal

Mereka kemudian minum minuman manis di pagi hari; dan malam dengan gangguan tidur yang serupa, tetapi minum kopi hitam 30 menit terlebih dahulu sebelum minum minuman manis.

Setiap pria dan wanita menjalani tes darah mereka sebelum dan sesudah menelan apa pun.

Menurut penelitian, saat partisipan minum kopi terlebih dahulu, kadar glukosa darah meningkat sekitar 50 persen setelah minum "sarapan".

Namun, ketika peserta mendapatkan minuman pengganti makanan sarapan terlebih dahulu, tampaknya tidak ada efek negatif pada kadar glukosa atau respons insulin.

Sumber : Suara.com