Catat! Tips Aman Berbelanja dan Memilih Daging Ayam

Daging ayam. - Tempo
04 November 2020 22:57 WIB Dewi Andriani Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA –Anda suka mengonsumsi daging ayam? Dalam memilih dan membeli daging ayam ada beberapa tips yang dapat diikuti agar tidak terjebak membeli bangkai ayam atau ayam tiren maupun ayam berformalin, seperti yang disampaikan oleh Denny Lukman Ahli Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Akademisi IPB dalam diskusi virtual Japfa “Daging Ayam Sebagai Sumber Protein Hewani : Fakta dan Hoaks”

Pertama, belilah daging ayam pada kios dan toko yang resmi atau dengan penjual yang sudah menjadi langganan. Kedua, pilihlah daging ayam yang berwarna cerah dan tampak segar serta tidak berwarna gelap kehitaman, tidak berbau, dan tidak lembab

Ketiga, jika membeli ayam kemasan maka pilihlah kemasan yang utuh, bersih, dan berlabel. Keempat, belilah daging yang disimpan pada lemari pendingin atau freezer.

Kelima, maka belilah daging ayam di akhir belanja sebelum membayar di kasar dan langsung dibawa pulang ke rumah. Sebaiknya dimasukkan ke dalam thermobag atau insulated-bag.

“Sesampainya di rumah, daging segera dimasak atau jika ingin dimasak dalam 2 hari ke depan, simpan daging di dalam wadah tertutup yang bersih lalu masukkan ke dalam kulkas. Jika daging ingin dibekukan, potong-potong daging sesuai kebutuhan dan masing-masing potongan dimasukkan dalam wadah terpisah dan simpan di freezer,” terangnya.

Untuk daging ayam segar, jeroan, dan produk olahan daging, harus dikemas atau dibungkus secara terpisah dan baik.

Lalu, apakah daging boleh dicuci? Tentu saja daging boleh dicuci. Jika daging kotor maka bersihkan daging tersebut dengan air bersih, tiriskan, lalu dapat langsung dimasak.

Jika ingin didinginkan atau dibekukan, maka keringkan permukaan daging dengan tisu dapur, potong-potong sesuai kebutuhan lalu masukkan ke dalam kantong plastik dan simpan dalam kulkas atau freezer.

Selain memberi tips berbelanja ayam, Denny juga menyampaikan ciri ayam berformalin. Menurutnya, pada ayam yang berformalin maka jika dicubit bagian kulitnya [dianjurkan menggunakan sarung tangan atau pinset], maka kulit tidak kembali ke semula dan kulit terlihat kaku.

Adapun untuk ayam bangkai, permukaan karkasnya terlihat warna kemerahan seperti memar begitu pula dengan daging di balik kulit ayam, pun terdapat warna kemerahan seperti memar. Sedangkan pembuluh darah pada pangkal sayap berwarna biru kehitaman karena berisi darah.

Sumber : bisnis.com