Mulai 2021, Twitter Ada Aturan Baru untuk Akun Terverifikasi

Ilustrasi orang sedang memegang ponselnya dengan latar belakang logo Twitter. - Reuters/Kacper Pempel
25 November 2020 12:57 WIB Rezha Hadyan Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Twitter telah menyiapkan proses verifikasi dan pedoman baru bagi pengguna yang mencari lencana biru kecil atau verified account mulai tahun depan.

Pengumuman Twitter itu mengonfirmasi pelaporan sebelumnya pada dari peneliti aplikasi Jane Manchun Wong yang menyarankan bahwa perusahaan tersebut membuat sistem verifikasi baru.

Melansir The Verge pada Rabu (25/11/2020), dalam postingan blog Twitter Selasa (24/11/2020), perusahaan mengonfirmasi bahwa sistem baru ini akan diluncurkan pada awal 2021. Twitter juga meminta umpan balik atas draf proposal untuk verifikasi.

Jika tidak ada perubahan pada proposal ini yang dibuat, akun yang memenuhi syarat untuk verifikasi akan mencakup akun pemerintah, perusahaan, merek, organisasi nirlaba, akun media berita, hiburan, olahraga, aktivis, penyelenggara, dan apa yang disebut Twitter sebagai "individu berpengaruh lainnya .

Setiap jenis akun harus memenuhi persyaratan khusus, seperti diprofilkan di outlet media, untuk menerima verifikasi. Setelah menerima masukan, Twitter berencana merilis kebijakan final pada 17 Desember 2020.

Twitter juga mengumumkan rancangan aturan baru yang menjelaskan kapan lencana verifikasi dapat dicabut. Jika pengguna terverifikasi mengubah nama tampilan atau bio mereka untuk menyesatkan orang tentang identitas aslinya, Twitter dapat menarik lencananya.

Pelanggaran persyaratan layanan yang berulang juga dapat menyebabkan hilangnya status terverifikasi.

“Namun, lencana terverifikasi biru bukanlah satu-satunya cara kami merencanakan untuk membedakan akun di Twitter. Memasuki tahun 2021, kami berkomitmen untuk memberikan lebih banyak cara kepada orang-orang untuk mengidentifikasi diri mereka sendiri melalui profil mereka, seperti jenis dan label akun baru, "tulis postingan blog resmi Twitter.

Twitter meminta pengguna untuk melakukan survei tentang kebijakannya sebelum 8 Desember 2020. Jika pengguna lebih suka men-tweet masukan Anda, Twitter meminta Anda untuk menandai #VerificationFeedback di tweet.

Sumber : bisnis.com