Minum Smoothie Setiap Hari? Apakah Sehat?

Smoothie Rainbow dari buah-buahan. - ilustrasi
08 Desember 2020 14:57 WIB Desyinta Nuraini Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Belakangan ini, smoothie, minuman yang dibuat dari bubur buah mentah hingga sayuran, menjadi menu sarapan bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Rasanya yang segar, mudah dikonsumsi seperti minum jus, dan dipercaya menyehatkan mungkin menjadi alasan mengapa minuman ini menjadi favorit.

Namun apakah nilai gizi smoothie masih lengkap mengingat sayur dan buah tersebut dihancurkan dengan cara diblender? Ahli gizi, Tan Shot Yen mengatakan makanan ultra proses seperti smoothie dapat membuat konsumennya kehilangan gizi seimbang.

Baca juga: Apartemen Dijual oleh Nicholas Saputra, Soimah dan Suaminya 3 Bulan Tinggal di Garasi

"Imbuhannya berakhir pada tinggi gula, belum lagi (jika ditambah) susu. Pencernaan normal itu berlangsung tiga jam, sejak dikunyah sampai diserap usus dan itu (smoothie) tidak bisa menggantikan sarapan," tegasnya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.

Mengutip British Heart Foundation, Tan mengatakan smoothie tinggi gula. Jika Anda mencampurkan buah, gula alami akan dilepaskan dari dalam dinding sel buah dan menjadi gula tambahan. Ini merupakan jenis gula yang harus dikurangi untuk melindungi gigi kita serta menurunkan asupan energi untuk membantu menjaga berat badan yang sehat.

Bahkan jika mereka memiliki beberapa sayuran tambahan seperti bayam atau kangkung, mereka masih cenderung tinggi gula.

Sementara itu, minum smoothie juga tidak berarti Anda memiliki pola makan yang sehat dan seimbang. Kita memang perlu makan lebih banyak buah dan sayuran, dan porsi 150ml smoothie adalah salah satu cara untuk membantu Anda mewujudkannya.

Baca juga: Rumah Tangga Aldi dan Ririn Dwi Aryanti Dikabarkan Tak Harmonis, Ikke Nurjanah Minta Doa

Akan tetapi kita juga perlu makan tinggi serat dan karbohidrat biji-bijian, serta beberapa kacang-kacangan, ikan, telur, daging tanpa lemak dan makanan berprotein lainnya. Serta produk susu rendah lemak dan sedikit lemak tak jenuh untuk mendapat pola makan yang sehat dan seimbang.

Sumber : bisnis.com