Bolehkah Makan Sebelum Tes Covid-19?

Ilustrasi-Petugas medis mengambil sampel usap hidung dan tenggorokan dalam pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (26/8/2020). - Antara/Umarul Faruq\\r\\n\\r\\n
29 Maret 2021 14:47 WIB Janlika Putri Indah Sari Lifestyle Share :

Harianjogja.com,JAKARTA-- Ada sejumlah pedoman yang harus dijalankan saat mengikuti tes.

Melansir Bisnis.com--jaringan Harianjogja.com dari express.co, ada beberapa hal yang harus dilakukan seseorang sebelum melakukan tes untuk mendeteksi virus corona Covid-19. Selain mengisolasi diri, beberapa orang mempertanyakan apakah diperbolehkanboleh makan atau tidak sebelum menjalani tes.

Ketika melakukan tes Covid-19 dengan metode apapun, terlepas itu tes secara mandiri, harus dilakukan mengikuti instruksi tenaga medis. Anda tidak bisa melakukannya tanpa istruksi ahli.

Tenaga medis akan membantu membimbing Anda selama proses pemeriksaan. Selain itu memverifikasi detail dan memastikan usapan dilakukan dengan benar. Saat swab selesai, sampel akan diambil dari tenggorokan dan kedua lubang hidung Anda.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar Tradisional di Jogja Digencarkan

Umumnya, aturan tes Covid-19 yang bisa Anda lakukan tergantung pada keadaan Anda. Beberapa orang mungkin perlu isolasi di rumah sebelum tes Covid-19 di rumah sakit dan lainnya bisa melakukannya di rumah.

Bagi mereka yang ke rumah sakit untuk melakukan tes, akan memesan atau membuat jadwal untuk tes 10 hingga 20 menit sebelumnya untuk kelancaran proses pengujian.Hal terpenting yang harus dilakukan adalah menggunakan masker dan menjaga jarak sosial dengan semua orang.

Sebelum menjalani tes Covid-19, lebih baik Anda menghindari makan selama 1 hingga 2 jam. Sebaiknya hanya minum air dalam periode waktu yang sama untuk menghindari apapun yang bisa memengaruhi hasil tes Covid-19.

Hasil tes virus coorna Covid-19 biasanya akan keluar sesuai jenis pengujian yang dilakukan. Tapi, rata-rata hasil tes Covid-19 keluar dalam hitungan hari.

Di Inggris, sudah banyak orang yang mengikuti tes Covid-19 setelah sekolah kembali beroperasi tatap muka untuk pertama kalinya. Murid sekolah menengah mengikuti tiga macam tes Covid-19 sebelum masuk sekolah. Para murid juga harus melakukan tes Covid-19 dua kali dalam seminggu. Bahkan orangtua murid juga disarankan untuk melakukan tes lateral flow.

Ilmuwan SAGE, Profesor Calum Semple mengatakan peningkatan kasus virus corona sekarang ini benar-benar akibat dibukanya kembali sekolah, bukan faktor lainnya.

Baca juga: Nenek Berusia 100 Tahun Jadi Korban Ledakan Kilang Minyak PT Pertamina

Meski demikian, mereka tetap berusaha meredam jumlah kasus yang kian melonjak. Dan fakta bahwa satu dari lima tempat tidur perawatan intensif ditempati oleh seseorang yang berusia di bawah 50 tahun, yang sebelumnya relatif sehat.

"Anda mungkin mengatakan itu proporsi kecil, tetapi jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang berusia di bawah 50 tahun, ini adalah masalah besar bagi Anda bahwa tidak tertular Covid," kata Calum

Sumber : bisnis.com