Aurel Kehilangan Anak, Begini Cara Mencegah Keguguran saat Hamil Muda

Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar. - Instagram @krisdayantilemos
19 Mei 2021 12:27 WIB Ni Luh Anggela Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Keluarga baru Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar sedang dirundung duka. Melalui laman instagramnya @aurelie.hermansyah, Aurel mengungkapkan bahwa ia mengalami keguguran di usia kandungannya yang masih sangat muda.

Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un. Selamat jalan anakku sayang.. doain mama & papa dr surga ya,” tulis Aurel.

Melalui kanal Youtube Atta Halilintar, Aurel mengatakan sempat mengalami pendarahan sebelum Lebaran. Ia kemudian menghubungi dokter, dan disarankan untuk bed rest total. Saat tengah malam, Aurel mengalami sakit perut yang cukup parah. Kemudian saat pagi harinya, mereka segera mengunjungi dokter dan Aurel dinyatakan mengalami keguguran.

Hampir semua ibu yang sedang hamil tentu tidak ingin mengalami keguguran. Pada kebanyakan kasus, keguguran tidak dapat dicegah. Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab keguguran, mulai dari masalah kromosom hingga masalah perkembangan janin.

Sekitar 10 persen kehamilan awal bisa berakhir dengan keguguran sebelum minggu kedua puluh. Jumlah keguguran sebenarnya bisa lebih tinggi, karena banyak orang yang mengalami keguguran saat mereka tidak mengetahui bahwa dirinya sedang hamil.

Meski tidak ada cara pasti untuk mencegah keguguran, ibu hamil dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko keguguran. Melansir Halodoc dan Klikdokter, Rabu (19/5/2021), berikut adalah beberapa tips untuk mendapatkan kehamilan yang sehat agar dapat mengurangi risiko keguguran.

1.Konsumsi Asam Folat

Penelitian menunjukkan, mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari dapat mengurangi risiko cacat lahir yang menjadi penyebab umum keguguran. Asam folat sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan, salah satunya system syaraf. Karena itu, mulailah mengonsumsi vitamin B setiap hari saat masih dalam program hamil. Anda bisa melanjutkannya selama masa kehamilan untuk memperoleh manfaat yang maksimal.

2. Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Anda disarankan untuk menghindari konsumsi alkohol, penggunaan obat diluar resep dokter, merokok atau menjadi perokok pasif serta membatasi asupan kafein hingga 300 miligram atau kurang per hari.

Selain menghindari risiko, Anda juga dapat meningkatkan kesehatan kehamilan dengan cara berolahraga secara teratur, mendapatkan tidur yang cukup, konsumsi makanan yang sehat dan seimbang selama hamil, mempertahankan berat badan yang ideal serta menghindari stres.

Berat badan berlebih atau berat badan kurang selama kehamilan dapat menjadi salah satu faktor risiko komplikasi selama kehamilan, termasuk keguguran.

3. Lakukan Pencegahan terhadap Infeksi

Infeksi pada kehamilan menjadi salah satu penyebab yang kerap mendasari terjadinya keguguran. Maka dari itu, penting untuk menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi saat ibu sedang hamil.

Anda bisa mulai dengan rajin mencuci tangan untuk menghindari flu dan pneumonia, memenuhi imunisasi sesuai jadwal dan kebutuhan, dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan baik. Penting juga untuk memerhatikan faktor risiko infeksi saluran kencing dan organ intim, dengan tidak menahan buang air kecil, membasuh vagina dengan baik serta rajin mengganti celana dalam dengan yang kering dan bersih.

4. Mengontrol Penyakit Kronis

Jika Anda mengalami gangguan kesehatan seperti diabetes, hipertensi atau penyakit autoimun, selain dokter kandungan, konsultasikan juga kepada dokter yang merawat penyakit Anda terkait kehamilan dan perawatan apa yang sebaiknya dilakukan. Ini dapat membantu Anda mencegah keguguran saat hamil.

5. Lakukan Aktivitas Seksual yang Aman

Beberapa penyakit menular seksual (PMS) menyebabkan komplikasi selama kehamilan. Maka dari itu selama masa kehamilan, pastikan untuk menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom dengan benar saat akan melakukan aktivitas seksual, untuk mengurangi risiko PMS.

Sumber : bisnis.com