Konsumsi 5 Makanan Ini Bisa Membuat Sehat Mental selama Pandemi

Makanan mengandung Omega 3 - Istimewa
10 Agustus 2021 13:27 WIB Janlika Putri Indah Sari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Asupan makanan yang tidak tepat bisa membuat suasana hati murung.

Otak selalu bekerja, mengatur gerakan, pernapasan, pikiran, detak jantung, bahkan ketika kita sedang tidur. Sama seperti mobil, otak terus-menerus membutuhkan bahan bakar yang berasal dari makanan yang dimakan.

Apa yang ada di bahan bakar itu sangat penting. Itu artinya apa yang di konsumsi memiliki dampak langsung pada seberapa baik fungsi otak dan berpengaruh pada suasana hati dan mencegah depresi.

Dilansir dari womensweekly, Selasa (10/8/2021) ahli gizi dan mentor bisnis di USANA Health Sciences, Alessia Tan mengatakan beberapa penelitian telah menemukan korelasi antara diet tinggi gula rafinasi dan gangguan fungsi otak, dan bahkan memburuknya gejala gangguan mood seperti depresi.

“Oleh karena itu, pola makan yang sehat melindungi kesehatan mental kita, sedangkan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor risiko depresi dan kecemasan," katanya.

Alessia memaparkan 95 persen serotonin, neurotransmitter yang mengatur tidur, nafsu makan, dan suasana hati diproduksi di saluran pencernaan yang dilapisi dengan jutaan neuron.

Singkatnya, sistem pencernaan tidak hanya membantu mencerna makanan, tetapi juga memengaruhi emosi. Neuron ini dipengaruhi oleh bakteri baik dalam mikrobioma usus yang melindungi lapisan usus dan memberikan penghalang kuat terhadap bakteri jahat.

Kemudian dia meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan, membatasi peradangan, dan mengaktifkan jalur saraf antara otak dan usus.

Alessia mengatakan, ada beberapa jenis makanan yang bisa meningkatkan kesehatan mental Anda. Makanan ini, penting dikonsumsi selama pandemi yang rentan memicu masalah kesehatan mental.

Berikut adalah beberapa makanan pendukung kesehatan mental :

1. Minyak Ikan

Minyak ikan adalah makanan otak yang terkenal karena asam lemak omega-3 yang dikandungnya yaitu DHA.
Asam lemak ini membantu meningkatkan daya ingat dan berkontribusi pada kesehatan otak.

Asam lemak omega-3 meningkatkan suasana hati dan meningkatkan kesehatan mental dengan mengurangi tingkat kecemasan. Dapatkan DHA dari ikan berminyak seperti salmon dan trout atau suplemen minyak ikan.

2. Berry

Blueberry, stroberi, blackberry, dan raspberry adalah makanan ringan yang kaya akan antioksidan untuk membantu memperbaiki sel dan memerangi peradangan.

Dengan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, antioksidan meringankan gejala yang berhubungan dengan depresi dan kecemasan. Stroberi dan blueberry juga mengandung senyawa lpolifenol yang telah terbukti meningkatkan konsentrasi, memori, dan mempertajam perhatian.

3. Kenari

Kenari kaya akan antioksidan, menjaga kesehatan otak untuk jangka panjang dengan mengurangi stres oksidatif di otak dan tubuh. Tidak hanya itu, kenari membantu perkembangan neuron baru, berarti menjaga kesehatan mental dengan membantu menumbuhkan sel-sel otak baru.

4. Gandum utuh

Biji-bijian adalah sumber yang kaya triptofan, sejenis asam amino yang membantu produksi hormon serotonin yang membuat Anda merasa baik. Hormon ini membantu meningkatkan mood, menenangkan pikiran, dan menjaga siklus tidur yang teratur.

5. Sayuran hijau

Sayuran hijau gelap dan berdaun mengandung semua vitamin, mineral, dan antioksidan. Sayuran seperti kangkung, bayam, dan brokoli adalah sumber nutrisi.

Mereka bermanfaat bagi kesehatan mental. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi sayuran berdaun hijau setiap hari, seperti bayam, mengalami tingkat penurunan kognitif yang lebih lambat dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi sayuran berdaun hijau.

Sumber : bisnis.com