Boros? Begini Tips Mengatur Uang Gajian agar Tak Numpang Lewat

Ilustrasi fresh graduate yang kalap belanja saat terima gaji pertama - Freepik.com
28 Oktober 2021 11:57 WIB Denis Riantiza Meilanova Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Tanggal gajian menjadi momen yang sangat menyenangkan dan ditunggu-tunggu para pekerja. Sebab, gaji tersebut merupakan upah dari hasil kerja keras pekerja selama sebulan yang dapat digunakan untuk sekedar memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari hingga belanja berbagai pelengkap gaya hidup sebagai bentuk apresiasi diri.

Namun, tidak jarang ditemukan adanya fenomena kehabisan uang saat masih pertengahan bulan. Ini menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan dengan bijak untuk hal darurat jangka panjang.

"Masa pandemi yang terjadi tanpa terduga dapat dijadikan momen pembelajaran dan bukti nyata yang menggambarkan pentingnya kita dalam mengelola keuangan untuk masa mendatang," ujar L. Iwan Pranoto, Head of Communication and Customer Service Management Asuransi Astra, dikutip dari siaran pers, Rabu (27/10/2021).

Tips mengatur uang gajian agar tak numpang lewat:

1. Mencatat pendapatan dan pengeluaran

Langkah pertama yang harus diambil adalah bagaimana kita merinci pendapatan dan gambaran pengeluaran setiap bulannya. Untuk pengeluaran, dahulukan kebutuhan yang paling utama untuk sehari-sehari ataupun pengeluaran yang bersifat rutin atau memang wajib untuk dibayar seperti biaya makan, transportasi, tagihan atau cicilan, dan lain sebagainya.

2. Menyisihkan tabungan dan dana darurat

Pisahkan dana tabungan menjadi 2 jenis, yaitu tabungan yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu, misalkan bepergian ke suatu tempat atau mungkin perbarui gawai, serta tabungan yang tidak dapat diganggu gugat atau disebut dengan dana darurat. Dana darurat ini digunakan apabila sedang ada di dalam keadaan mendesak dan darurat.

3. Membedakan antara kebutuhan dan keinginan

Sekalipun sudah menganggarkan biaya di awal, pengeluaran yang tidak terkendali menjadi hal yang tidak dapat dihindarkan, seperti berbelanja karena melihat ada promo potongan harga hingga anggaran berkumpul di tempat ngopi dengan teman-teman atau rekan kerja yang tidak dibatasi. Hal ini dapat diminimalisir dengan membuat skala prioritas antara kebutuhan yang sifatnya mengikat dan harus terpenuhi setelah kebutuhan utama terpenuhi dan keinginan yang bersifat kepuasan semata dan tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi. Dengan begitu, kita dapat lebih bijak dalam mengelola pengeluaran kita selama sebulan.

4. Bijak kelola keuangan

Setelah membiasakan diri untuk menabung dan menyisihkan dana darurat, bijaklah mengelola keuangan dengan menyisihkan biaya untuk hal-hal yang dapat bermanfaat untuk masa depan, seperti investasi dan pembelian asuransi. Dengan mengeluarkan biaya yang minim, secara disadari atau tidak kita dapat merasakan ketenangan dan terlindungi dari biaya yang membengkak saat momen darurat.

Sumber : bisnis.com