Hasil Studi: Yogurt Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Ilustrasi-Yogurt - Thetimes.co.uk
13 Desember 2021 14:37 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Tahukah Anda mengonsumsi yoghurt ke dalam makanan sehari-hari dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami!

Sebuah studi baru-baru ini oleh University of South Australia mengungkap hal tersebut.

Studi dilakukan dalam kemitraan dengan University of Maine, studi meneliti hubungan antara asupan yoghurt, tekanan darah dan faktor risiko kardiovaskular, menemukan bahwa yoghurt dikaitkan dengan tekanan darah rendah bagi mereka yang hipertensi.

Secara global, lebih dari satu miliar orang menderita hipertensi (tekanan darah tinggi), menempatkan mereka pada risiko penyakit kardiovaskular (CVD) yang lebih besar seperti serangan jantung dan stroke.

CVD adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia -- di Amerika Serikat, satu orang meninggal karena CVD setiap 36 detik; di Australia, itu setiap 12 menit.

Baca juga: Nikita Mirzani Bongkar Isi Chat WA dengan Vanessa Angel

Peneliti UniSA Dr Alexandra Wade mengatakan penelitian ini memberikan bukti baru yang menghubungkan yoghurt dengan hasil tekanan darah positif bagi penderita hipertensi.

"Tekanan darah tinggi adalah faktor risiko nomor satu untuk penyakit kardiovaskular, jadi penting bagi kita untuk terus menemukan cara untuk mengurangi dan mengaturnya," kata Dr Wade dilansir dari Times of India.

“Makanan mengandung susu, terutama yoghurt, mungkin mampu menurunkan tekanan darah. Ini karena makanan olahan susu mengandung berbagai mikronutrien, termasuk kalsium, magnesium, dan potasium, yang semuanya terlibat dalam pengaturan tekanan darah," tambahnya.

Dia mengatakan yogurt sangat menarik karena juga mengandung bakteri yang mendorong pelepasan protein yang menurunkan tekanan darah.

"Studi ini menunjukkan untuk orang dengan tekanan darah tinggi, bahkan sejumlah kecil yoghurt dikaitkan dengan tekanan darah rendah.

Dan bagi mereka yang mengonsumsi yoghurt secara teratur, hasilnya bahkan lebih kuat, dengan pembacaan tekanan darah hampir tujuh poin lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi yoghurt.

Sumber : bisnis.com