Advertisement

Ada Orang Kesetrum Listrik, Anda Bisa Beri Pertolongan dengan Cara Ini!

Mia Chitra Dinisari
Jum'at, 07 Januari 2022 - 23:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ada Orang Kesetrum Listrik, Anda Bisa Beri Pertolongan dengan Cara Ini! Listrik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Tersengat listrik atau kesetrum adalah kondisi berbahaya yang darurat memerlukan pertolongan. Jika tidak segera diberikan pertolongan, orang yang tersengat listrik bisa berakibat fatal hingga meninggal dunia.

Tapi, masih banyak orang awam yang kurang paham bagaimana cara memberikan pertolongan pada orang yang tersetrum listrik.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Mengutip akun twitter @blogdokter, pertolongan pertama orang kesetrum listrik adalah pastikan kondisi korban aman (tidak terhubung dengan aliran listrik, bila perlu matikan aliran listrik).

Kemudian, bila korban sadar, segera bawa ke IGD, bila tidak sadar, telp ambulans.

Sambil menunggu ambulans tiba, Anda juga bisa melakukan pertolongan lainnya. Bagaimana caranya?

Baca juga: Lagi Tren! 5 Film Horor Bertema Boneka Arwah, Ada Annabelle

Bila korban masih bernafas, pastikan jalan nafas tetap lapang. seperti bersihkan kotoran yang menutupi hidung, posisikan korban agar nyaman bernafas. Bila korban tidak bernafas atau mengalami henti jantung, lakukan RJP sambil menunggu ambulans.

Melansir mayo clinic, bahaya dari sengatan listrik tergantung pada jenis arus, seberapa tinggi tegangannya, bagaimana arus mengalir melalui tubuh, kesehatan seseorang secara keseluruhan dan seberapa cepat orang tersebut dirawat.

Advertisement

Sengatan listrik dapat menyebabkan luka bakar, atau tidak meninggalkan bekas yang terlihat pada kulit. Dalam kedua kasus, arus listrik yang melewati tubuh dapat menyebabkan kerusakan internal, henti jantung, atau cedera lainnya. Dalam keadaan tertentu, bahkan sejumlah kecil listrik bisa berakibat fatal.

Lembaga kesehatan itu juga menegaskan, seseorang yang terluka karena kontak dengan listrik harus diperiksa oleh dokter.

Adapun hal-hal yang harus dihindari adalah sebagai berikut :

Advertisement

1. Jangan menyentuh orang yang terluka jika dia masih berhubungan dengan arus listrik.
2. Hubungi nomor darurat lokal Anda jika sumber luka bakar adalah kabel tegangan tinggi atau petir. Jangan mendekati kabel tegangan tinggi sampai listrik dimatikan. Saluran listrik overhead biasanya tidak diisolasi. Jauhkan setidaknya 20 kaki (sekitar 6 meter) - lebih jauh jika kabel melompat dan memicu.
3. Jangan pindahkan orang yang tersengat listrik kecuali dia berada dalam bahaya langsung.

Hubungi nomor darurat lokal Anda jika orang yang terluka mengalami:

1. Luka bakar parah
2. Kebingungan
3. Sulit bernafas
4. Masalah irama jantung (aritmia)
5. Gagal jantung
6. Nyeri otot dan kontraksi
7. Kejang
8. Hilang kesadaran

Lakukan tindakan ini segera sambil menunggu bantuan medis:

Advertisement

1. Matikan sumber listrik, jika memungkinkan. Jika tidak, jauhkan sumbernya dari Anda dan orang tersebut, menggunakan benda kering nonkonduktor yang terbuat dari karton, plastik, atau kayu.

2. Mulailah CPR jika orang tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda sirkulasi, seperti bernapas, batuk, atau bergerak.

3. Cobalah untuk mencegah orang yang terluka menjadi kedinginan.

4. Oleskan perban. Tutupi area yang terbakar dengan perban kasa steril, jika tersedia, atau kain bersih. Jangan gunakan selimut atau handuk, karena serat yang longgar dapat menempel pada luka bakar.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

3 Bahaya Memangku Laptop

3 Bahaya Memangku Laptop

Lifestyle | 2 days ago

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Mengenal Sibaja, Kartun ala Upin Ipin yang Sarat Budi Pekerti Jawa

Jogja
| Selasa, 06 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

alt

Daftar 15 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2022, Siapa Paling Tajir?

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement