Advertisement

5 Jenis Makanan Ini Harus Dihindari Saat Berusia 40 Tahun

Annasa Rizki Kamalina
Jum'at, 21 Januari 2022 - 21:17 WIB
Bhekti Suryani
5 Jenis Makanan Ini Harus Dihindari Saat Berusia 40 Tahun Ilustrasi pria berusia 40 tahun memakan hamburger atau fast food - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Apakah Anda sedang menuju atau sudah berusia 40 tahun? Waspada, ini 5 jenis makanan dan minuman yang harus Anda hindari jika ingin tetap sehat.

Memasuki usia 40 tahun bukan sekadar menjadi semakin tua. Justru, Anda harus lebih memerhatikan fungsi biologis tubuh yang terus bekerja.

Advertisement

Berbeda saat masa pertumbuhan, semakin bertambahnya usia, fungsi tubuh akan mejadi kurang efisien. Anda harus tetap mempertahankan kemampuan tubuh dengan mengamati perubahan gaya hidup tertentu.

Salah makan sedikit saja memiliki dampak yang besar di usia 40 tahunan, bila dibandingkan saat Anda berusia lebih muda. Salah satu perubahan terbesar yang harus dilakukan orang, yakni terkait pola makan sehari-hari.

Melansir dari Times of India pada Jumat (21/1/2022), makanan tertentu menjadi sulit dicerna organ dalam seiring bertambahnya usia. Bagi Anda yang sudah berumur 40 tahun dan ingin menjaga badan Anda tetap sehat dan bugar, hindari beberapa makanan berikut ini.

5 Jenis Makanan yang Harus Anda Hindari Jika Sudah berusia 40 Tahun

1. Karbohidrat Olahan

Makanan yang terbuat dari karboihidrat olahan yaitu pasta, donat, roti putih, kue kering, dan panekuk. Makanan ini memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti mereka dengan cepat meningkatkan kadar gula darah.

Kadar gula darah yang tinggi merupakan faktor penyebab penyakit jantung, penambahan berat badan, dan diabetes. Tingginya kadar gula darah akan meningkatkan hormon yang merangsang produksi minyak, yang mempengaruhi komposisi minyak kulit, menyebabkan masalah kulit seperti jerawat.

2. Daging Olahan

Daging olahan seperti sosis, ham, bacon, dan salami kaya akan lemak jenuh. Pilihan yang tepat jika Anda mulai mengurangi atau bahkan menghindari jenis makanan tersebut begitu mencapai usia 40 tahun.

Kandungan lemak meningkatkan peradangan, yang berkontribusi terhadap radang sendi, penyakit jantung, dan peningkatan tekanan darah.

Advertisement

Daging olahan mengandung nitrat karena diubah menjadi nitrosamin, bahan kimia yang menyebabkan kanker. Sebagai gantinya, pilih daging yang bebas nitrat dan tidak diproses seperti daging organik.

3. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji mengandung campuran beberapa bahan tidak sehat yang diketahui manusia, yaitu gula, lemak tidak sehat, nitrat, dan natrium. Bersama-sama, bahan-bahan ini menimbulkan malapetaka pada tubuh, tidak hanya untuk orang tua, tetapi untuk semua orang.

Gula adalah sumber kalori kosong, yang meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan tanpa memberikan nutrisi apa pun. Lemak tidak sehat seperti lemak jenuh meningkatkan kadar kolesterol LDL, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap kondisi jantung.

Makanan cepat saji biasanya menggunakan nitrat dan garam sebagai pengawet. Keberadaan garam dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan menyebabkan kembung.

4. Jus Buah Botol atau Kalengan

Orang selalu percaya bahwa jus buah yang sudah dikemas itu sehat melihat dari iklannya. Manfaat kesehatan seperti vitamin dan mineral yang tinggi, atau 100 persen jus alami, sering membuat kita percaya bahwa itu baik.

Namun pada kenyataannya, jus buah dalam kemasan bukan pilihan yang baik, terutama untuk orang tua. Pasalnya, gula yang ada di dalamnya buruk bagi penderita diabetes dan asam urat. Selain itu, sebagian besar jus dibuat setelah menghilangkan serat bermanfaat dalam buah, yang berperan dalam kesehatan usus.

5. Alkohol

Bagi para penikmat alkohol, hal terbaik begitu Anda mencapai usia 40 tahun adalah menghindarinya sama sekali. Tubuh tidak memetabolisme alkohol secara efektif karena komposisi tubuh dan fungsi hati Anda mulai memburuk seiring bertambahnya usia.

Hal ini menyebabkan hilangnya massa otot dan peningkatan kandungan lemak. Memasuki usia 40 tahun, orang memiliki lebih sedikit air dalam tubuh mereka, sehingga alkohol lebih mudah bersirkulasi dalam aliran darah, menyebabkan sulit tidur dan akan timbul keinginan makan.

Alkohol juga membuat Anda terlihat lebih tua karena menyedot kelembapan dari kulit. Hal ini bisa membuat kulit Anda tidak elastis dan keriput.

Seiring bertambahnya usia, tubuh Anda mulai melemah. Menjaga pola makan dan gaya hidup adalah salah satu faktor kunci yang membantu menjaga fungsi tubuh.

Carilah pilihan terbaik untuk mengisi bahan bakar tubuh Anda, dan hindari makanan yang disebutkan dalam daftar ini. Manfaatnya bukan hanya bagi diri Anda, tetapi juga untuk kebahagiaan keluarga. Makan dengan benar dan sehat agar Anda dapat berumur panjang.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Istana Kepresidenan Jogja Jadi Pelanggan Pemerintah Pertama di DIY untuk Layanan REC PLN

Jogja
| Jum'at, 27 Mei 2022, 21:57 WIB

Advertisement

alt

Pendaftaran Gelombang 30 Ditutup, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Program Kartu Prakerja

News
| Jum'at, 27 Mei 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement