Advertisement

5 Makanan Penangkal Kanker, Ada Tomat

Mia Chitra Dinisari
Senin, 13 Juni 2022 - 10:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
5 Makanan Penangkal Kanker, Ada Tomat Tomat - edu.par.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Makan-makanan yang sehat dan seimbang bermanfaat untuk menurunkan risiko kanker.

Makanan tinggi antioksidan penangkal penyakit (senyawa yang melindungi sel) dari oksidan (senyawa yang menyebabkan kerusakan sel) dan senyawa anti-inflamasi telah terbukti membantu dalam pencegahan kanker.

Berikut daftar beberapa makanan sehat yang mencegah kanker seperti dilansir dari Times of India:

1. Kenari

Kenari dianggap memperlambat perkembangan kanker payudara, prostat, usus besar, dan ginjal karena sejumlah senyawa yang dianggap melindungi terhadap penyakit, kenari mengandung asam lemak omega-3. Pedunculagin, senyawa yang ditemukan dalam kenari, dimetabolisme menjadi urolitin. Urolithins mengikat reseptor estrogen, yang membantu mencegah kanker payudara.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, juga dikenal sebagai kacang-kacangan, termasuk kacang-kacangan, kacang polong, buncis, dan lentil. Kacang-kacangan mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Mereka juga tinggi serat tidak larut, yang membantu pencernaan dan kesehatan usus. Risiko kanker kolorektal dapat dikurangi dengan mengonsumsi makanan nabati yang kaya serat.

3. Oatmeal

Oatmeal potong baja, sereal sarapan sederhana, dapat membantu melindungi dari kanker, termasuk kanker kolorektal. Biji-bijian utuh, seperti gandum, kaya akan serat, antioksidan, dan fitoestrogen (senyawa nabati dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko osteoporosis, penyakit jantung, dan kanker payudara), yang semuanya membantu mencegah kanker .

4. Brokoli

Brokoli, bersama dengan sepupu silangannya kembang kol, kubis, kubis brussel, kangkung, dan sawi - telah lama dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah. Ini adalah sumber sulforaphane terkaya, molekul pelawan kanker. Sifat penekan tumor juga dapat ditemukan dalam brokoli dan kubis brussel.

5. Tomat

Jumlah likopen karotenoid pelawan kanker yang mengubah tomat menjadi merah dalam makanan olahan seperti jus tomat, pizza, dan saus pasta seringkali jauh lebih tinggi daripada makanan segar. Memasak membantu melepaskan lebih banyak likopen, yang merupakan nutrisi yang larut dalam lemak. Saat makan tomat matang, pasangkan dengan lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, atau minyak zaitun untuk membantu tubuh menyerap lebih banyak nutrisi.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Tingkatkan Literasi, Perpusnas RI Jalin Kesepakatan dengan Pemkab Sleman

Sleman
| Selasa, 05 Juli 2022, 05:47 WIB

Advertisement

alt

Erick Thohir: Rasio Utang BUMN Turun Jadi 35 Persen

News
| Selasa, 05 Juli 2022, 04:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement