Advertisement

Benarkah Bersepeda Bikin Mandul dan Disfungsi Ereksi? Begini Kata Ahli

Akbar Evandio
Senin, 19 September 2022 - 03:37 WIB
Sirojul Khafid
Benarkah Bersepeda Bikin Mandul dan Disfungsi Ereksi? Begini Kata Ahli Warga mengayuh sepeda di jalan kawasan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (8/5/2022). Usai lebaran, warga kembali aktif bersepeda di kawasan pedesaan kaki Gunung Wilis. - Antara - Siswowidodo.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Spesialis kedokteran olahraga, Dhika Respati, mengamini bahwa bersepeda memang memiliki potensi untuk mengganggu aliran darah di daerah intim.

"Banyak yang anggap bersepeda bisa membuat kemandulan, bikin sperma jelek, disfungsi ereksi ini sebenarnya benar adanya. Dalam benarnya di sini bisa mengganggu fungsi atau aliran darah ke situ," katanya dalam acara brand launching Welspro, Minggu (18/9/2022).

Lebih lanjut, Dhika mengatakan bahwa memang banyak isu yang berkembang di masyarakat bahwa bersepeda bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi. Kondisi ini ditandai dengan penis yang sulit mengeras dan sulit mempertahankan ereksi.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Menurutnya, tidak mengherankan jika bersepeda panjang akan ada sensasi kebas di area intim sebab aliran darah yang menuju daerah tersebut terganggu. Kendati demikian, dia memastikan bahwa bersepeda bukan menjadi penyebab utama dari kemandulan.

BACA JUGA: Tidak Selalu Menakutkan, Ini Daftar Makanan Kaya Lemak yang Sehat

"Jadi bisa dibilang tidak harga mati sepedaan bikin mandul bahkan penelitian menunjukkan kalau memang ada gangguan aliran darah disfungsi ereksi itu hanya sementara saja temporer," katanya.

Dhika juga memberikan beberapa tips bagi pria yang gemar bersepeda untuk menghindari terjadinya disfungsi ereksi ketika bersepeda. Mulai dari menggunakan padding, hingga menggunakan saddle yang tidak terlalu sempit.

"Ada beberapa trik pertama pakai padding, menggunakan saddle yang tidak terlalu sempit, sehingga pressure di daerah selangkangan tidak terlalu besar. Kemudian sering berdiri dari pedal untuk kembali mengalirkan darah ke area itu," ujarnya.

BACA JUGA: Ini 7 Camilan Berbahaya untuk Penderita Diabetes

Advertisement

Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa saat ini kebutuhan masyarakat untuk mengerti tentang cara berolahraga yang tepat dan mendapatkan pendampingan dari ahli secara komprehensif sangatlah penting, apalagi bagi mereka yang mengalami kondisi khusus seperti cedera atau penyakit lainnya.

“Oleh karena itu, kami menghadirkan brand baru Welspro, sebagai brand baru dari sebuah wellness clinic yang bergerak di bidang Sport Performance and Injury Management,” tuturnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Kesadaran Mengelola Sampah Plastik Masih Rendah, Masyarakat Perlu Diedukasi

Jogja
| Rabu, 28 September 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Rabu, 28 September 2022

News
| Rabu, 28 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement