Advertisement

Etilen Oksida Bisa Membuat Manusia Mati Rasa

Widya Islamiati
Kamis, 29 September 2022 - 12:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Etilen Oksida Bisa Membuat Manusia Mati Rasa Etilen Oksida

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Badan keamanan pangan Hong Kong menarik penjualan mie instan merek Mie Sedaap dari pasaran karena dinilai mengandung pestisida jenis etilen oksida. Bagi manusia, kandungan ini bisa membuat hilang ingatan hingga mati rasa. 

Dikutip dari Bisnis, peringatan untuk menghentikan penjualan mi instan asal Indonesia ini dikeluarkan secara resmi oleh Centre for Food Safety (CFS) pada Selasa (27/9/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

CFS mengklaim Mie Sedaap yang dijual di Hong Kong mengandung pestisida jenis etilen oksida, yang ditemukan dari hasil uji coba. 

Lantas apa itu Etilen Oksida? 

Baca juga: Konversi Motor Listrik Senilai Rp15 Juta Per Unit, Adakah Bengkel di Jogja yang Bisa?

Etilen oksidan atau C²H⁴O merupakan gas yang mudah terbakar serta memiliki  ah yang sedikit manis. Gas ini banyak digunakan di berbagai industri, seperti industri pembuatan polyester dan antibeku.

Penggunaan gas ini harus sangat hati-hati, sebab jika terpapar bisa menimbulkan berbagai kondisi. Dilansir dari Center for Disease Control, orang yang terpapar etilen oksida mungkin akan mengalami hal-hal seperti:

  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Diare
  • Alami kesulitan bernapas
  • Merasakan kantuk
  • Merasa lemah
  • Alami kelelahan yang parah
  • Alami radang dingin
  • Memiliki masalah reproduksi 
  • Alami luka bakar pada mata serta kulit

Bagaimana orang bisa terpapar gas berbahaya ini?

Dilansir dari National Cancer Institute, sebenarnya industri yang menggunakan etilen oksidan sudah pasti memakai peralatan yang tertutup rapat dan otomatis secara sistem. Akan tetapi, hal ini dikarenakan sifat etilen oksida yang mudah terbakar dan mudah meledak.

Advertisement

Namun, pekerja yang bekerja di area ini termasuk pekerja yang mengolah gas ini tetap memiliki risiko terpapar, melalui emisi industri yang bisa saja tidak terkendali. 

Selain itu, masyarakat umum juga tetap memiliki risiko terpapar etilen oksida, melalui asap tembakau atau penggunaan produk ataupun barang yang sudah disterilkan menggunakan etilen oksida. Seperti produk medis, kosmetik ataupun peralatan peternakan lebah.

1. Bisa sebabkan kanker

Dilansir dari National Cancer Institute, pekerja yang bekerja di area yang menggunakan etilen oksida sangat mungkin terpapar gas berbahaya ini. Paparan ini sering dilaporkan bisa menyebabkan kanker limfoma dan leukemia. 

Advertisement

Selain itu, kanker perut fan kanker payudara juga disebutkan terkait dengan paparan gas berbahaya ini. 

2. Bisa sebabkan kehilangan ingatan

Dilansir dari laman New South Wales Government, dampak lain dari paparan gas etilen oksida ini juga bisa mempengaruhi sistem saraf. Salah satu akibatnya adalah kehilangan ingatan serta mati rasa.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Data Pemilih Gunungkidul Terus Diperbarui Setiap Bulan

Gunungkidul
| Senin, 28 November 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Rapimwil PPP Jateng Diwarnai Teriakan Erick Thohir Cawapres

News
| Minggu, 27 November 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement