Advertisement

Ini Warna & Mode Pakaian yang Bakal Jadi Tren 2023

Sunartono
Senin, 21 November 2022 - 10:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ini Warna & Mode Pakaian yang Bakal Jadi Tren 2023 Salah satu model pakaian dengan warna batik monokrom yang ditampilkan dalam Seni Kriya 2022 di JCM, Minggu (21/11/2022). - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah perancang busana memberikan ulasan terkait mode dan warna pakaian yang bakal menjadi tren di 2023 mendatang. Pakaian dengan konsep ramah lingkungan seperti berbahan ecoprint dengan model sederhana diperkirakan menjadi tren pada tahun mendatang.

Desainer Senior asal Jogja Tari Made menjelaskan salah satu jenis pakaian yang bakal tetap tren di 2023 adalah batik, akan tetapi lebih ke kontemporer. Di mana batik jenis ini menggunakan corak yang beragam serta luas dan banyak disukai milenial. Biasanya motifnya mengambil bentuk binatang, buah, rangkaian bunga, tumbuhan maupun abstrak. Adapun dari sisi warna full colour diperkirakan menjadi tren karena saat ini banyak anak muda milenial yang mulai menggemari batik.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Bahkan tidak hanya acara resmi pun tak sedikit yang tertarik memakai, adapun warna penuh banyak diminati anak muda. Akan tetapi perancang busana yang sudah malang melintang di dunia fesyen lokal maupun internasional ini lebih memperkirakan dominan warna monokrom menjadi tren.

“Kami prediksinya [bakal jadi tren] ke batik kontemporer, kalau dari sisi mode hanya mengikuti tren fesyen saja. Kalau dari sisi warna seperti full color cuma ada dominan monokrom, saya tetap konsistem dengan full colour,” katanya kepada wartawan di sela-sela Seni Kriya Batik Aira Fashion On The Spot di JCM, Minggu (21/11/2022).

Baca juga: Syarat dan Cara Konsultasi ke Psikolog Pakai BPJS Kesehatan

Adapun Desainer Eka Setya menilai konsep mode sustainable juga diperkirakan bakal menjadi tren di 2023 seiring dengan program ramah lingkungan yang digalakkan secara nasional dan global. Kampanye ramah lingkungan ini diperkirakan semakian banyak masyarakat yang menggunakan mode berbasis pewarnaan alam untuk meminimalisasi penggunaan bahan kimia, salah satunya ecoprint.

“Karena ecoprint ini peminatnya semakin banyak dan akan terus bertambah di tahun-tahun ke depan sehingga menjadi tren. Memang dari sisi harga kita tidak bisa ini mahal atau tidak, tetapi karena menggunaan warna diolah dari daun semuanya hand made dan mode seperti ini banyak dicari,” kata wanita yang memproduksi ecoprint di wilayah Sleman ini.

Desainer lainnya, Anunk Aqeela menjelaskan tren baju 2023 lebih mengarah pada baju simpel dan asimetris yang bisa dipadukan dengan berbagai model bawahan. Sehingga tidak hanya untuk kasual tetapi juga dapat dipakai untuk kegiatan formal. Karena eranya saat ini pemakaian baju cenderung fleksibel dan bisa dipakai di acara apa pun baik formal maupun informal.

Advertisement

“Seperti business street, karena banyak kemeja, jas bisa mix and match dengan berbagai jenis, bisa dipakai kasual pakai sneakers bisa atau kalau acara formal tinggal pakai sepatu pantofel,” katanya.

Adapun dari sisi warna yang bakal jadi tren adalah warna terang seperti biru electric hingga pink pusia dan kuning. “Akan tetapi warna tanah seperti merah bata, hitam putih [monokrom] tetap menjadi favorit 2023,” ujarnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Ratusan Guru SMK Pamerkan Karya Inovasi di Vredeburg

Jogja
| Minggu, 27 November 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Rapimwil PPP Jateng Diwarnai Teriakan Erick Thohir Cawapres

News
| Minggu, 27 November 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement