Sebelum Punya Anak, Berikut Persiapan Mental yang Harus Diketahui

Ilustrasi suami peduli istri yang sedang hamil - Istimewa
15 November 2019 08:57 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menjadi orang tua itu tidak mudah.  Ada banyak yang harus dipersiapkan sebelum menjadi orang tua. Dari fisik, materi hingga mental.

Menjadi orang tua adalah langkah besar dalam hubungan apa pun. Jika Anda telah memutuskan untuk memulai sebuah keluarga, bersiaplah untuk naik roller coaster Terutama, banyak persiapan yang harus disiapkan saat ingin memiliki bayi.

Menjadi orang tua, tanggung jawab Anda akan semakin besar. Bukan hanya pada pasangan, tapi pada anak yang harus dibesarkan dan dididik hingga mereka dewasa.

Banyak orang tua yang menginginkan anak, namun tidak memiliki persiapan yang cukup. Misalnya saja belum mapan secara keuangan, atau bahkan tidak siap secara mental sehingga muncul kepanikan ketika bayi sudah dilahirkan.

Karena itu, ada sejumlah persiapan mental yang harus Anda hadapi ketika ingin memiliki anak seperti berikut ini dilansir dari Boldsky.com:

1. Apakah Anda Secara Emosional Siap Untuk Kehamilan?

Kehamilan akan menghabiskan banyak waktu dan energi Anda. Anda mungkin dibatasi untuk melakukan beberapa hal yang Anda sukai. 

Perubahan bentuk tubuh dan hormon kehamilan juga akan menghancurkan pikiran dan bermain dengan emosi Anda, yang bisa membuat  marah atau kesal tanpa alasan. Tidak melakukan hal-hal yang Anda sukai dapat membuat Anda frustrasi. Bahkan, akan ada perubahan besar dalam gaya hidup Anda yang Anda harus siap secara emosional.

2. Apakah Anda Siap Menjadi Seorang Ibu?

Menjadi seorang ibu adalah pekerjaan yang sangat tanpa pamrih, dengan pengorbanan tanpa akhir. dituntut untuk selalu waspada dengan bayi yang membutuhkan semuanya Memberi makan, mandi, bersendawa, mengubah-semua ini akan menjadi rutinitas Anda sampai bayi cukup umur untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Anda mungkin juga harus meninggalkan karier untuk sementara waktu.

3. Me Time Anda akan hilang

Me time Anda yang mungkin sering dilakukan untuk menyenangkan diri sendiri nyaris 100 persen akan hilang.

Perhatian dan pekerjaan Anda akan terfokus pada bayi dan itu akan terjadi setiap hari sampai anak Anda cukup besar. Bahkan, waktu berkumpul dengan temanpun akan hilang. Persiapkan diri Anda dengan kondisi ini agar tidak menjadi stres dan menimbulkan baby blues.

4. Tetap Positif hadapi apapun

Sebagai orang tua , Anda mungkin harus menemukan situasi tertentu dalam hidup yang mungkin tidak pernah Anda alami sebelumnya. Pada saat-saat seperti itu, penting bagi Anda untuk memikirkan kepentingan bayi Anda dan selalu berpikir positif. Itu selalu lebih baik untuk berkonsultasi dengan profesional medis jika Anda memiliki masalah dengan bayi. Mereka akan membantu Anda memastikan akar penyebab dan memberikan solusi.

5. Saring saran dari orang lain

Anda pasti akan menerima saran dan masukan dari orang lain seputar kehamilan. Namun jangan semua saran dilakukan, saring sesuai dengan kondisi kehamilan Anda. Tanyakanlah hal-hal yang mungkin belum Anda ketahui atau ragukan.

Jangan takut juga untuk menolak saran mereka, jika Anda rasa tidak masuk akal.

6. Belajar Mengelola Perasaan Anda

Apakah Anda marah atau sedih, penting untuk bersikap netral di sekitar bayi Anda sesuai suasana hati Anda dapat mempengaruhinya. Anda harus menemukan cara yang lebih baik untuk menyalurkan perasaan Anda dengan cara yang tidak memengaruhi bayi Anda.

Bahkan, bayi Anda mungkin menjadi titik penenang Anda. Banyak ibu merasa tenang dan aman ketika mereka bermain dengan bayi. JikaAnda menjadi stres karena bayi maka carilah bantuan untuk menjaga bayi sebentar sampai Anda merasa lebih baik. Menjadi seorang ibu tentu saja tidak berarti Anda harus melepaskan diri. Sebagian besar waktu Anda akan dihabiskan bersama bayi, penting untuk menemukan waktu untuk diri sendiri sesekali.

Sumber : Boldsky