Saran Pakar, Jangan Simpan Apel Dekat dengan Pisang, Ini Alasannya

Ilustrasi. - Reuters
06 Desember 2019 18:07 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Orang biasa menyimpan buah di dalam almari pendingin atau kulkas. Namun, kita pernah merasa kesal buah yang sudah dibeli, tiba-tiba membusuk dengan cepat di dalam kulkas. Patut curiga tuh, mungkin cara penyimpanannya tidak tepat atau keliru.

President of Washington Apple Commission, Todd Fryhover selaku produsen apel impor yang cukup populer, dengan sebanyak 60 negara jadi komoditas pemasarannya, ia mengatakan untuk tidak sembarangan menyandingkan buah apel dengan pisang.

"Jangan menyimpan buah apel dengan buah-buahan yang lain. Kalau bisa misalnya, jangan satukan pisang dengan apel. Karena, buah itu bernafas, nah pisang buah paling banyak menghasilkan disebut gas etilen (ethylene)," ujar Todd di Grand Hyatt, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Gas Etilen ini akan keluar semakin banyak dari pisang yang semakin matang. Gas inilah yang mempengaruhi sirkulasi di tempat penyimpanan dan mengganggu pernapasan buah lainnya, termasuk apel.

"Nah, jika pisang semakin matang semakin wangi. Jadi gas itu membuat timbulnya apel jadi empuk. Makanya jangan dijadiin satu," jelasnya.

Sedangkan normalnya, apel milik washington sendiri jika penyimpanannya tepat, maka akan mampu bertahan atau awet hingga 2 sampai 3 minggu di dalam kulkas, dengan suhu standar 4 derajat celcius.

Apel washington sendiri punya beberapa jenis warna yang mencerminkan rasa dan tekturnya. Seperti warna hijau punya rasa yang cenderung asam dan tekturnya cukup keras, biasanya digunakan sebagai baking atau membuat kue.

Sementara itu yang berwarna merah kekuning-kuningan kini sedang tren, karena rasanya yang lebih manis, dan teksturnya tidak begitu keras, cocok untuk untuk dimakan langsung. Sedangkan yang merah punya tekstur yang lembut seperti kapas, cocok buat mereka dengan rentang usia yang tidak mudah mengonsumsi makanan keras.

Sumber : Suara.com