Payudara Pria Membesar? Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Ilustrasi. - Freepik
10 Agustus 2020 07:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pria sebaiknya lebih peka terhadap tanda-tanda di tubuhnya, salah satunya pada payudaranya. Sel kanker paru-paru memungkinkan adanya peningkatan hormon yang berjalan ke dalam aliran darah. Hal ini yang kemudian menimbulkan gejala sindrom paraneoplastik.

Melansir dari Express, sindrom paraneoplastik terjadi ketika sel kanker telah menghasilkan hormon tertentu di mana pada pria bisa menunjukkan pembesaran atau pembengkakan payudara.

Baca juga: Nyeri Dada Belum Tentu Serangan Jantung, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Namun, kelebihan lemak di dada pada pria tidak sepenuhnya menunjukkan gejala kanker paru-paru. Apabila Anda memiliki lemak berlebih di dada, coba perhatikan tanda lain seperti mati rasa di jari tangan atau kaki.

Gejala peningkatan hormon akibat kanker juga bisa muncul dengan rasa kantuk, pusing, hingga linglung. Salah satu gejala lain dari kanker paru-paru lainnya adalah pembekuan darah. Tetapi, ada gejala yang jauh lebih umum untuk diwaspadai.

Baca juga: Waspadalah! Penderita Kanker Paru Rentan Kena Covid-19 jika Menunda Pengobatan

Menurut Cancer Research Inggris, beberapa gejala yang umum terjadi pada orang dengan kanker paru-paru adalah batuk yang tak kunjung sembuh, nyeri dada, nyeri bahu, kehilangan berat badan, nafsu makan, hingga kelelahan.

Faktor paling umum yang dapat meningkatlan risiko kanker paru-paru adalah merokok dan faktor usia.

Kanker paru-paru sendiri merupakan salah satu jenis kanker yang paling serius karena biasanya sulit dikenali sampai menyebar ke bagian tubuh lainnya. Tanda-tanda kanker paru-paru cenderung mucul ketika kanker telah menyebar melalui paru-paru.

Sekitar sepertiga pasien kanker paru-paru bertahan hidup selama setidaknya satu tahun setelah diagnosis. Sementara, hanya satu dari 20 pasien yang bertahan hidup selama 10 tahun dengan kanker paru-paru.

Sumber : Suara.com