Advertisement

Beberapa Penyebab dan Gejala Pembekuan Darah di Otak, Bisa Sebabkan Stroke

Widya Islamiati
Kamis, 06 Oktober 2022 - 15:57 WIB
Sirojul Khafid
Beberapa Penyebab dan Gejala Pembekuan Darah di Otak, Bisa Sebabkan Stroke Kabut otak

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Gumpalan atau pembekuan darah di otak bukanlah hal yang jarang terjadi. Pembekuan ini bisa berakibat stroke iskemik atau stroke yang disebabkan oleh penyumbatan arteri ke otak serta membuat sebagian otak kekurangan oksigen dan nutrisi.

Mengutip laman Clevelandclinic stroke yang disebabkan oleh pembekuan darah di otak dapat menimbulkan beberapa gejala. Namun gejala ini berkaitan dengan tempat dimana bagian otak mana yang terkena.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Gejala yang timbul akibat stroke iskemik:

  • Kesulitan memahami apa yang dikatakan orang lain. Pembekuan darah pada otak bisa sebabkan orang mengalami kebingungan, kata-kata cercaan atau kesulitan memahami ucapan.
  • Alami mati rasa pada sebagian tubuh, seperti wajah, lengan ataupun kaki. Mati rasa ini juga bisa berlanjut pada kelumpuhan, umumnya mempengaruhi hanya satu sisi tubuh.
  • Salah satu sisi tubuh akan lemah. Salah satu tangan akan kesulitan diangkat dan lebih terkulai, mulut juga akan terkulai saat sedang tersenyum.
  • Mata akan kabur sebelah. Penggumpalan darah di otak juga mempengaruhi mata. Umumnya salah satu penglihatan mata akan kabur atau menghitam dan juga bisa melihat objek ganda, secara tiba-tiba.
  • Sakit kepala yang parah. Orang yang alami pembekuan darah juga bisa alami sakit kepala yang parah secara tiba-tiba yang mungkin disertai dengan muntah, pusing, atau kesadaran yang berubah.
  • Kehilangan keseimbangan saat berjalan. Ini juga merupakan salah satu dampak dari pembekuan darah di oatak, kehilasngan keseimbangan dan koordinasi.

BACA JUGA: 9 Makanan Pedas Bagi Kesehatan, Bikin Panjang Umur

Penyebab pembekuan darah di otak

Dilansir dari fortishealthcare, penyebab utama pembekuan darah di otak adalah adanya cedera kepala ataupun trauma. Cedera inilah yang kemudian membentuk gumpalan darah di otak.

Gumpalan ini sebenarnya merupakan obat yang dibuat oleh tubuh untuk menghentikan pendarahan, yang akan memberi tekanan pada jaringan otak di sekitarnya. Pendarahan ini bisa terjadi di otak ataupun tengkorak.

BACA JUGA: Selain Bikin Kulit Cantik dan Sehat, Kenali 5 Manfaat Lain dari Kolagen

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Ada 6.214 kasus HIV di DIY, Ini Golongan Umur yang Paling Mendominasi

Jogja
| Rabu, 30 November 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Luhut Ingin Gilas Oknum yang Hambat Investasi Masuk Indonesia

News
| Rabu, 30 November 2022, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement