Berat Badan Anda Susah Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Ilustrasi menurunkan berat badan. - Istimewa
31 Januari 2019 07:17 WIB Tika Anggreni Purba Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA— Banyak orang berupaya agar berat badan bisa turun. Berbagai upaya dilakukan, namun tak jarang upaya itu gagal.Rasanya sudah melakukan pola makan yang benar dan olahraga yang tepat, tetapi berat badan tak kunjung ideal. Salahnya di mana?

Berikut ini beberapa faktor yang membuat Anda lama bahkan gagal untuk meraih berat badan yang ideal, dilansir Life Hack:

1. Sarapan tidak benar
Dalam diet, Anda tidak boleh melupakan betapa pentingnya sarapan. Kebanyakan orang diet malah melewatkan waktu sarapan pagi dengan alasan mengurangi asupan. Sayangnya, kebiasaan ini akan membuat Anda makan lebih banyak di siang hari.

2. Metabolisme lambat
Kecepatan tubuh Anda untuk membakar kalori tergantung kepada metabolisme. Apabila metabolisme Anda lambat, bisa jadi ini jadi biang kerok mengapa berat badan Anda sulit turun.

3. Faktor genetik
Metabolisme yang lambat bisa diturunkan oleh orang tua. Faktor keturunan ini merupakan bagian yang tidak bisa Anda kontrol. Orang yang metabolismenya lebih lambat mesti bekerja lebih keras untuk menurunkan berat badan.

4. Faktor gender
Pria umumnya lebih mudah menurunkan berat badan ketimbang perempuan. Pria mengalami penurunan berat badan di area perut terlebih dulu, sedangkan perempuan justru sulit mengalami pembakaran lemak di bagian itu.

5. Makan sebelum tidur
Mengonsumsi makanan sebelum tidur adalah larangan jika Anda ingin menurunkan berat badan. Tubuh sulit untuk membakar lemak jika Anda makan sebelum tidur. Makanlah setidaknya tiga jam sebelum Anda tidur.

6. Stres
Banyak orang yang mengalami stres dan melampiaskannya melalui makanan. Mereka merasa lebih nyaman setelah mengonsumsi makanan seperti es krim dan kue cokelat. Kalau makan terus, bagaimana bisa kurus?

7. Gangguan tidur
Tidur yang tidak berkualitas dapat mengganggu motabolisme dan level energi. Akibat kurang tidur bisa membuat seseorang tidak bergairah untuk melakukan olahraga.

Sumber : Bisnis.com/Life Hack