Ini Panduan untuk Membalut Pergelangan Kaki yang Terkilir

Sumber: Boldsky
18 Maret 2019 17:37 WIB Eva Rianti Lifestyle Share :

Harianjogja.com JAKARTA – Aktivitas sehari-hari memiliki risiko cedera untuk tubuh, salah satunya terkilir. Pergelangan kaki yang terkilir sering dialami oleh siapapun. Terkilir terjadi ketika pergelangan kaki terpelintir atau tertekuk sehingga meregangkan atau bahkan merobel ligamen yang ada di bagian luar pergelangan kaki.

Penyebab pergelangan kaki terkilir beragam, seperti karena tiba-tiba terjatuh atau salah mendarat setelah melompat ataupun berputar. Di samping itu, beberapa faktor risiko lain juga dapat meningkatkan kemungkinan pergelangan kaki terkilir.

Diantaranya karena permukaan pijakan yang tidak rata, kondisi fisik yang buruk, cedera pergelangan kaki sebelumnya, partisipasi olahraga, dan bahkan karena sepatu yang tidak tepat untuk kaki.   

Jika kaki Anda terkilir, jangan diabaikan! Sebab, itu bisa menyebabkan komplikasi, seperti nyeri pergelangan kaki kronis, ketidakstabilan sendi pergelangan kaki kronis, dan radang sendi.

Metode paling umum dan efektif yang biasa digunakan untuk mengobati kaki terkilir adalah dengan menggunakan bungkus kompresi atau perban elastis. Perban akan membantu mengurangi pembengkakan dan membuat pergelangan kaki merasa lebih baik.

Berikut panduan langkah demi langkah membalut pergelangan kaki dengan perban yang membantu Anda melakukannya secara mandiri, dilansir dari Boldsky, Minggu (17/3/2019).

Pertama, Mulai dari Bola Kaki

Pegang salah satu ujung perban elastis pada bola kaki Anda, dengan ujung perban membentang melewati bagian luar kaki. Biarkan ekor perban tetap tergulung agar lebih mudah diatur.

Untuk dukungan tambahan saat membungkus, letakkan bantalan kasa di kedua sisi pergelangan kaki. Lapisan berbentuk tapal kuda yang dipotong dari busa atau kain juga bisa digunakan untuk stabilitas ekstra.

Kedua, Bungkus Bagian Atas Kaki

Gunakan satu tangan untuk memegang ujung perban pada bola kaki Anda. Kemudian, bawa perban ke atas kaki, dari luar ke dalam, dan kemudian di bawah kaki untuk bungkus kedua.

Bungkus kaki Anda sebanyak tiga kali. Saat mengikat, pertahankan kekuatan atau ketegangan yang sama karena tidak boleh terlalu kencang, tetapi tetap harus kuat. Pastikan setiap setiap lipatan rata, bukan ke arah yang berbeda.

Ketiga, Bungkus Pergelangan Kaki

Setelah membungkus bagian atas kaki Anda, bawa perban ke atas, di sekitar bagian dalam pergelangan kaki, di belakang pergelangan kaki ke sisi lain, dan kembali melewati punggung kaki dan di bawah kaki. Perban elastis harus ditenun di atas pergelangan kaki dan kaki Anda sehingga tumit Anda terbuka.

Keempat, Buat Angka Delapan

Perban seharusnya berada di belakang kaki bawah Anda. Silangkan mengelilingi bagian depan telapak kaki, kembali ke bawah secara diagonal mengelilingi lengkungan kaki. Bawa perban ke bawah lengkungan kaki dan kembali ke sendi pergelangan kaki, di bagian belakang kaki bawah Anda. Ulangi 2—3 kali dengan membalutnya saling tumpang tindih.

Kelima, Kencangkan Balutan

Anda bisa menggunakan tali velcro atau garpu logam kecil untuk mengamankan ujung perban. Usahakan pembungkusnya tanpa ada benjolan atau tonjolan dan harus nyaman dipakai.

Jika jari-jari kaki menjadi putih atau terasa mati rasa atau geli, lepaskan perban. Ini dapat dipakai selama beberapa jam dan selama aktivitas fisik, atau sesuai rekomendasi dokter. Satu hal lagi yang perlu diketahui, perban perlu dilepas dua kali sehari untuk memudahkan sirkulasi darah di kaki Anda.

Sumber : Bisnis.com/Boldsky